Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 20 Agu 2018 19:30 WIB

TRAVEL NEWS

Inti dari Desa Wisata Adalah Manusianya

Afif Farhan
detikTravel
Pertunjukan budaya di Desa Nglinggo, Kulonprogo (Shinta Angriyana/detikTravel)
Pertunjukan budaya di Desa Nglinggo, Kulonprogo (Shinta Angriyana/detikTravel)
Jakarta - Yang namanya desa wisata, pasti menawarkan pengalaman unik buat wisatawan. Ada satu hal penting pada desa wisata, yakni sumber daya manusianya.

"SDM (Sumber Daya Manusia) itu jadi key point suatu desa wisata," kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Pedesaan dan Perkotaan Kementerian Pariwisata, Vitria Ariani kepada detikTravel baru-baru ini di Lantai 12 Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Wanita yang akrab disapa Ria ini menjelaskan, jika 3 modal utama membangun desa wisata sudah terpenuhi yaitu alam, budaya dan kreatif maka selanjutnya adalah soal manusia di desanya. Mereka harus belajar dan memahami artinya hospitality alias sikap keramahtamahan.

"SDM bukan hanya skill, tapi hospitality adalah hal yang penting. Bagaimana mereka melayani pengunjung, mereka memberikan senyum dan mereka tahu cara membuat pengunjung nyaman selama berada di desanya. Mereka tahu 'how to do'," kata wanita wanita yang juga pendiri Binus University Cultural and Tourism Research.

BACA JUGA: Bagaimana Membangun Desa Wisata?

Selain itu, ada baiknya penduduk-penduduk desa tersebut mengubah paradigma. Turis atau pengunjung yang datang benar-benar harus dilayani sepenuh hati. Sebab, mereka juga datang membawa uang sebagai pemasukan penduduk desanya.

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Pedesaan dan Perkotaan Kementerian Pariwisata, Vitria ArianiKetua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Pedesaan dan Perkotaan Kementerian Pariwisata, Vitria Ariani (dok Istimewa)


"Kayak di Pulau Jawa ada prinsip tamu adalah raja. Maka itu, penduduk-penduduk desa harus terbuka sama pengunjung," tegas Ria.

Bagaimana soal standarisasi untuk desa wisata?

"Sebenarnya standarisasi wisata di desa tidak bisa disamakan dengan wisata di kota. Yang terpenting soal SDM, hospitality mereka sudah baik. Untuk kebersihan juga harus diperhatikan, khususnya turis asing sangat peduli terhadap hal tersebut," jawab Ria.

"Potensi wisata desa di Indonesia sangat banyak, di luar Pulau Jawa itu banyak sekali," tutupnya. (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED