Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 19 Sep 2018 20:44 WIB

TRAVEL NEWS

20 Tim Siap Ramaikan Event Balap Sepeda di Banyuwangi

Ardian Fanani
detikTravel
Suasana International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) (Ardian Fanani/detikTravel)
Suasana International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) (Ardian Fanani/detikTravel)
Banyuwangi - Event wisata olahraga International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI) siap digelar pada 26-29 September 2018. 20 Tim dalam dan luar negeri akan bertanding di sana.

20 tim tersebut terbagi menjadi 16 tim dari luar negeri yang antara lain Saputra Cycling Team (Malaysia), St George Continental Team (Australia), Java Partizan (Serbia), serta Kinan Cyling Team Jepang yang saat ini menduduki peringkat satu Asia. Sedangkan 4 tim lainnya merupakan tim continental Indonesia, yaitu PGN Cyling, KFC dan CCC Advan serta tim tuan rumah Banyuwangi Road Cycling Comunity (BRCC).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi mengatakan, dari 20 tim tersebut seluruhnya sudah menyatakan siap mengikuti kejuaraan balap sepeda internasional yang merupakan seri ketujuh yang diselenggarakan oleh Pemerintah Banyuwangi ini.

"Kuota timnya sudah komplit yakni 20 tim, yang terdiri 16 tim luar negeri termasuk ada tim dengan peringkat satu Asia Kinan Cycling Team, dan 4 tim Indonesia, termasuk BRCC," ujarnya kepada detikTravel, Rabu (19/9/2018).
Pada ITDBI tahun 2018 para pebalap sepeda ini bakal melahap rute 599 kilometer dalam empat etape. Setiap etape memiliki karakteristik yang berbeda untuk ditaklukkan olah para peserta, mulai dari rute datar, roling (naik-turun), hingga tanjakan type Hors Clas (HC) dengan ketinggian lebih dari 1.800 mdpl di lereng Gunung Ijen, menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pembalap.

Ajang ini digelar tidak hanya menonjolkan sisi olahraga, namun juga sebagai cara Banyuwangi mengenalkan pesona wisatanya. Selain rute balapan yang akan menyusuri keindahan alam Banyuwangi dan sejumlah destinasi wisata.

"Kita tetap menunjukkan event ini sebagai sport tourism. Selain kejuaraan kita tunjukkan bagaimana keindahan alam Banyuwangi di lomba ini. Bahkan sepanjang jalan bakal banyak kesenian dan animo masyarakat ramah menyapa pebalap yang berlomba," tambahnya. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED