Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 19 Sep 2018 20:57 WIB

TRAVEL NEWS

KLHK Prihatin, Pengelola Wisata Belum Serius Soal Sampah

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Pantai Sanur ketika dipenuhi sampah (Nandhang Astika/detikTravel)
Pantai Sanur ketika dipenuhi sampah (Nandhang Astika/detikTravel)
Jakarta - Sampah menjadi permasalahan di berbagai destinasi wisata. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) prihatin karena pengelola destinasi wisata belum maksimal menanganinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ujang Solihin, Kasubdit Barang dan Kemasan, Dirjen Pengelolaan Sampah KLHK dalam briefing kepada media. Sampah termasuk faktor utama kenyamanan turis selain perlakuan penyambutan lainnya.

"Pengelola wisata belum menganggap penting sampah di destinasi wisata itu. Padahal keberadaan sampah ini pengaruh sekali sama kunjungan turis," kata Ujang di Gedung Manggala Wanabakti, KLHK, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

"Luar biasa pengaruhnya," imbuh dia mempertegas.


Ujang mencontohkan saat perairan Nusa Penida dikabarkan turis asing sedang tercemar sampah. Ia khawatir turis tidak nyaman dan mengurungkan niatnya ke Bali atau daerah lainnya jika terus terjadi lagi hal serupa.

"Apalagi kemarin di Bali itu yang bikin viral sampah di sana kan turis itu sendiri waktu diving. Jadi masalah ini ya harus jadi prioritas di destinasi wisata," tegas Ujang.

"Untuk orang asing itu sangat concern terhadap sampah dan prinsip perlakuannya sama. Kalau sudah kritis dan urgensi, skala prioritas harus turun langsung," imbuh dia.

Tak hanya sampah di laut, Ujang juga menanggapi sampah di gunung-gunung di Indonesia. Ia mengaku prihatin dengan keadaan gunung yang harusnya bersih karena jadi daerah penyangga malah kotor.

"Kalau di gunung itu biasanya para pendakinya tidak sadar lingkungan. Terutama sampah plastik. Jadi harus ada edukasi ke pendaki juga para porter dan guide-nya," kata dia. (msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Layar Pemilu
×
Serangan Balik La Nyalla
Serangan Balik La Nyalla Selengkapnya