Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 20 Sep 2018 21:55 WIB

TRAVEL NEWS

Curhat Viral Pasangan Gay yang Dilarang Boarding Bareng Anak ke Pesawat

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Ilustrasi pasangan gay (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Ilustrasi pasangan gay (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
San Francisco - Di media sosial beredar curhat pasangan gay yang tidak diizinkan boarding ke pesawat bareng sang anak. Curhatan ini pun viral dan menyita perhatian traveler.

Seorang traveler bernama Jeff Cobb berkeluh kesah di media sosial terkait perlakuan kru penerbangan Eva Air yang dia naiki bersama anak perempuan berumur 18 bulan dan juga pasangan gaynya. Pasangan gay ini dilarang boarding prioritas ke pesawat bareng sang anak.

Ditelusuri detikTravel dari beberapa sumber, Kamis (20/9/2018), pihak Eva Air hanya mengizinkan salah satu dari mereka untuk mendampingi sang anak boarding ke pesawat. Penumpang yang membawa anak kecil memang diprioritaskan boarding lebih dulu dibandingkan penumpang lainnya.

Karena baru pertama kali naik Eva Air dan tidak tahu kebijakan dari pihak maskapai, Jeff pun mengalah. Dia boarding lewat jalur biasa. Sedangkan sang anak dan suami boarding lewat jalur prioritas.

Namun alangkah terkejutnya Jeff ketika sudah bertemu lagi dengan sang suami dan anak di pesawat. Sang suami bercerita bahwa keluarga lain yang notabene pasangan suami-istri normal, boleh saja boarding berdua bersama anak mereka.

(Twitter)(Twitter)
Jeff pun marah dan kecewa karena merasa dibeda-bedakan oleh maskapai Eva Air. Padahal Jeff sudah menjelaskan bahwa dia dan suaminya adalah orang tua yang sah dari si anak.

"Aku menerima dan membiarkan suami dan anakku pergi duluan, sementara aku boarding kemudian. Ketika ketemu di pesawat, suamiku bilang ada banyak pasangan normal boarding sekeluarga. Aku sangat kecewa dengan staff Eva Air yang memisahkan kami. Aku tidak akan terbang dengan maskapai ini lagi," ketus Jeff.

Setelah curhatannya viral, pihak Eva Air pun memberikan tanggapan. Juru bicara Eva Air meminta maaf kepada Jeff sekeluarga atas insiden ini. Eva Air menilai ada kesalahpahaman terkait masalah ini.

"Sudah jadi kebijakan kami, penumpang dengan anak kecil dapat boarding prioritas. Kebijakan ini tidak membatasi jumlah orang yang mendampingi, atau hubungan kekerabatan dengan si anak. Insiden ini terjadi karena ada kesalahpahaman," ungkap pihak Eva Air seperti dikutip dari The Sun. (rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Layar Pemilu
×
Serangan Balik La Nyalla
Serangan Balik La Nyalla Selengkapnya