Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Okt 2018 16:50 WIB

TRAVEL NEWS

Nasib Pendakian Gunung Rinjani Ditentukan Pekan Depan

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Ilustrasi Danau Segara Anak di Gunung Rinjani, Lombok, NTB (Akbar/detikTravel)
Ilustrasi Danau Segara Anak di Gunung Rinjani, Lombok, NTB (Akbar/detikTravel)
Jakarta - Gunung Rinjani masih tertutup bagi para pendakinya hingga kini. Nasib jalur pendakiannya akan ditentukan awal pekan depan.

Semenjak terimbas gempa akhir bulan Juli lalu, pendakian Gunung Rinjani dikabarkan tutup hingga 2020. Namun, pemerintah dan pihak-pihak yang berkepentingan mengurus Gunung Rinjani terus melakukan langkah-langkah alternatifnya.

"Gunung Rinjani sampai hari ini masih tutup. Hari senin baru update," kata Kadispar NTB, Lalu M Faozal dalam sambungan telepon dengan detikTravel, Kamis (11/10/2018).

Pihaknya bersama BTNGR (Balai Taman Nasional Gunung Rinjani) hingga komunitas peduli Gunung Rinjani telah melakukan survei jalur pendakian. Ia menyebut masih butuh waktu untuk pemulihan jalurnya.

"Kami masih mendalami kembali titik kerusakan di jalur. Kita butuh waktu recovery. Hari Rabu (kemarin) survei, ada TNGR, Dispar NTB, Polisi, dan komunitas," jelas Faozal.

Hasilnya, tim survei masih mengkaji kerusakan-kerusakan yang ada di jalur pendakian di Gunung Rinjani. Jadi untuk traveler yang sudah ingin mendakinya diharap bersabar terlebih dahulu.

"Jadi ada gambar dengan titi-titik kerusakan. Itu yang tim sedang kaji," tutup dia.

BACA JUGA: Dear Traveler, Gunung Rinjani Kemungkinan Ditutup Sampai 2020

Sebelumnya, diberitakan bahwa longsor terus terjadi di lereng pendakian Gunung Rinjani, Lombok hingga akhir bulan lalu. Kegiatan pendakian kemungkinan ditutup sampai 2020 menunggu situasi normal.

Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Sudiyono, menjelaskan longsoran terus terjadi sejak bencana gempa bumi. Akibatnya, beberapa jalur utama pendakian tertutup tanah, pasir dan belum bisa dilewati hingga saat ini.

"Longsoran terus terjadi hingga hari ini (25/9). Belum bisa dipastikan sampai kapan jalur pendakian ke Rinjani ditutup, karena longsoran itu proses yang alami," terang Sudiyono dihubungi detikTravel, Selasa (25/9). (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Sebuah Ngambek yang Indah

Minggu, 09 Des 2018 22:55 WIB

Keindahan alam Indonesia memang tidak ada habisnya untuk diceritakan. Salah satunya yang mungkin jarang terdengar dan namanya pun unik, air terjun Ngambek.