Istanbul Grand Airport (IGA), bandara baru di Istanbul baru saja diresmikan pada tanggal 29 Oktober kemarin oleh Presiden Erdogan. Bandara ini disebut-sebut akan menjadi bandara terbesar di dunia.
Dilansir detikTravel dari CNN Travel, Kamis (1/11/2018) bandara baru di Istanbul ini direncanakan akan menghubungkan 60 negara di dunia. Juga ditargetkan setiap tahunnya melayani penerbangan 90 juta dan diprediksi mampu menampung 200 juta penumpang di tahun 2028.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desain menara kontrol bandara (Istanbul Grand Airport) Foto: undefined |
Kesan buru-buru pun membayangi peresmian bandara baru ini. Kenyataannya bandara ini belum siap sepenuhnya dan saat ini hanya mampu menyediakan beberapa penerbangan saja sampai 29 Desember mendatang. Dan pembangunan baru berjalan 3,5 tahun dari target 10 tahun.
Selain berdesain megah, bandara ini juga dilengkapi dengan teknologi canggih dan ramah lingkungan. Bandara ini memiliki daya daur ulang dan pengelolaan air hujan.
Perlu nih traveler ketahui, desain bandara ini berhasil menang dalam World Architecture Festival kategori 'Proyek Masa Depan- Infrastruktur' di Berlin pada 2016 lalu. Jadi pantas saja Turki sangat berambisi mewujudkan bandara besar dan megah.
(Istanbul New Airport) Foto: undefined |
Untuk saat ini, tidak semua kawasan bandara dibuka karena masih adanya kelanjutan pembangunan. Bandara megah ini akan dibuka secara bertahap sampai semua infrastruktur benar-benar selesai.
Pada saat selesai pembangunannya, bandara super megah ini akan mempunyai 6 landasan pacu yang mampu menampung 500 pesawat. Bandara ini berada di lahan seluas 76 Km persegi dan mengalahkan bandara terbesar di dunia sebelumnya Harsfield-Jackson Airport di Atlanta Amerika Serikat. (sym/aff)












































Desain menara kontrol bandara (Istanbul Grand Airport) Foto: undefined
(Istanbul New Airport) Foto: undefined
Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar