Dilansir dari CNN Travel, Jumat (23/11/2018) adalah Steve Lee dari Aprilli Design Studio di Toronto, AS yang merencanakan ide tersebut. Kamar hotel yang bisa jalan, lebih tetapnya dikendarai itu akan diberi nama Autonomous Travel Suite (ATS).
"Saya melihat kendaraan seperti ruang yang bergerak, lebih dari sekadar transportasi," kata Lee.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Keren kan! (Aprilli Design Studio) |
"Nanti wisatawan bisa memilih rute yang mereka mau, serta berhenti di tempat-tempat seperti kafe atau restoran," tutur Lee.
ATS juga bakal terhubung dengan Autonomous Hotel. Autonomous Hotel inilah merupakan hotel berbintang yang memiliki fasilitas layaknya hotel pada umumnya. Plus, menjadi tempat pengisian bahan bakar dan perawatan dari ATS.
Autonomous Hotel yang juga sedang dirancang (Aprilli Design Studio) |
Rute yang nantinya dilalui ATS adalah di kota-kota besar AS seperti di New York, Washington DC dan Boston. Kawasan pesisir juga diincar.
Selain itu, menariknya ATS disiapkan sebagai kendaraan transfer antara bandara dengan destinasi wisata. Sehingga, wisatawan tak perlu bolak-balik ke hotel dulu lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata.
Rencananya, ATS akan diluncurkan pada tahun 2021. Kamar hotel yang bisa jalan ini pun baru direncanakan di AS saja. (wsw/aff)











































Foto: Keren kan! (Aprilli Design Studio)
Autonomous Hotel yang juga sedang dirancang (Aprilli Design Studio)