Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Nov 2018 19:35 WIB

TRAVEL NEWS

Niat Hati Bikin Patung Burung Hantu, Jadinya Malah Mirip Penis

Patung burung hantu di Kikinda yang mirip penis (Marko Djurica/Reuters)
Kikinda - Kota Kikinda di Serbia terkenal akan burung hantunya. Sebuah patung burung hantu pun dibangun di kota ini. Tapi ternyata bentuknya malah mirip penis.

Kikinda adalah sebuah kota berpopulasi 38 ribu jiwa di Provinsi Vojvodina, Serbia. Jaraknya sekitar 136 km (2 jam perjalan darat) dari Belgrade, ibu kota Serbia.

Kopa Kikinda jadi rumah bagi burung hantu telinga panjang atau nama ilmiahnya Asio otus. Kikinda pun menarik ribuan wisatawan penyuka pengamatan burung dari seluruh dunia untuk datang dan mengamati populasi terbesar burung ini saat musim dingin tiba.

Sebagai ikon sekaligus makin menarik wisatawan untuk datang, sebuah patung burung hantu setinggi 2,4 meter pun dibangun di Kikinda. Setelah patung itu jadi, ternyata banyak warga yang tidak suka dan memprotes keberadaan patung ini.



Dilansir detikTravel dari Reuters, Selasa (27/11/2018), alasan penolakan ini disebabkan karena banyak orang yang menyebut bentuk patung ini lebih mirip penis daripada burung hantu. Banyak komentar miring pun bermunculan dan meminta agar patung ini diganti saja.

"Patung ini tidak berbentuk seperti burung hantu. Oh Tuhan, tolong selamatkan saya, siapapun yang menyetujui patung ini sungguh tidak punya mata," komentar salah seorang warga Kikinda.

"Sekarang semua orang bakal menertawakan Kikinda. Patung ini menggambarkan sesuatu yang sangat maskulin, tapi bukan burung hantu," imbuh warga lainnya.

Sang pembuat patung, Jovan Blat tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya atas patung tersebut. Tapi kepada media lokal Vecernje Novosti, Jovan siap untuk membuat patung baru yang bentuknya berbeda dari yang sudah dia buat.

Sementara itu, otoritas lokal yang bertanggung jawab atas patung ini menolak berkomentar. Zeljko Bodrozic, pemimpin redaksi salah satu koran lokal di Kikinda berpendapat, patung unik itu dibiarkan saja di sana.

"Dengan semua kehebohan tentang patung ini... biarkan saja dia jadi simbol kota ini," kata Zeljko.

Sementara itu, seorang birdwatcher bernama Dragan Simic mengaku tidak peduli dengan keberadaan patung burung hantu mirip penis itu. Bagaimanapun juga dia akan tetap datang ke Kikinda untuk pengamatan burung.

"Kikinda sekarang terkenal dengan burung hantunya ke seluruh penjuru Eropa, bahkan dunia. Para birdwatcher adalah turis yang loyal, kami akan tetap aktif di Kikinda," tutupnya.



(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA