Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 04 Des 2018 20:45 WIB

TRAVEL NEWS

Cara Gunungkidul Tingkatkan Lama Tinggal Wisatawan

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Wisatawan di Pantai Wediombo, Gunungkidul (Yasa Sidik Permana/dTraveler)
Wisatawan di Pantai Wediombo, Gunungkidul (Yasa Sidik Permana/d'Traveler)
Gunungkidul - Pemkab Gunungkidul terus berupaya meningkatkan lama tinggal wisatawan. Hal itu dikarenakan, lama tinggal wisatawan tidak mencapai dua hari.

Karena itu, Bupati Gunungkidul, Badingah membuka kesempatan bagi para investor untuk mendirikan penginapan di sekitar kawasan wisata, menurutnya hal itu akan menambah lama tinggal wisatawan di Gunungkidul. Namun, dengan syarat para investor mendirikan resort bukannya Hotel.

"Gunungkidul ini 53 persen kawasannya berupa karts, lha kalau dibuat Hotel yang tingkat itu bisa ambleg (Amblas karena pengaruh sinkhole atau lubang yang biasa muncul di kawasan karst) dan malah jadi beban kita," katanya saat ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (4/12/2018).

Mengingat setengah dari Kabupaten Gunungkidul berupa kawasan karts, Badingah mengimbau para investor mendirikan resort.

"Dengan kesempatan ini, harapan saya (Kepada para investor) tidak mambangun hotel yang tinggi, tapi membangun resort saja. Karena kan biayanya malah tidak mahal," ujarnya.

Dengan terbukanya kesempatan tersebut, Menurut Badingah akan berdampak pada banyaknya resort baru san membuat wisatawan lebih lama tinggal di Gunungkidul. Selain itu, dengan peningkatan jumlah resort dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata melalui pajak.

Cara Gunungkidul Tingkatkan Lama Tinggal WisatawanFoto: Bupati Gunungkidul, Badingah saat memberikan keterangan di Bangsal Sewokoprojo (Pradito Rida Pertana/detikTravel)


"Perkembangan pariwisata dalam beberapa tahun terakhir cukup signifikan, tapi wisatawan yang menginap tidak sampai dua hari. Padahal saat ini sektor pariwisata menjadi salah satu penyangga ekonomi masyarakat di Gunungkidul," katanya.

"Dengan banyaknya resort bagus paling tidak wisatawan bisa dua hari menginap di sini (Gunungkidul)," imbuhnya.

BACA JUGA: Ini Nih Spot Instagramable Baru di Gunungkidul

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengakui bahwa jika dirata-rata lama tinggal wisatawan di masih kurang dari dua hari. Karena itu, dengan dibukanya kesempatan dan bertambahnya resort diharap lama tinggal wisatawan meningkat.

"Karena sampai saat ini lama tinggal baru 1,44 hari, artinya rata-rata wisatawan itu datang pagi dan sorenya menginap di Jogja," katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, hal itu dikarenakan belum adanya penginapan yang mampu menampung ratusan wisatawan di Kabupaten Gunungkidul.

"Banyak yang tanya apa ada penginapan yang bisa menampung tamu sebanyak 12 bis atau lebih, dan kami jawab belum ada. Mungkin karena belum ada itu mereka lebih milih menginap di Jogja," ucapnya.

Karenanya, dengan kesempatan yang diberikan Bupati ia mengharapkan para investor mendirikan banyak resort. Di mana dengan banyaknya resort berpengaruh kepada lama tinggal wisatawan di Gunungkidul.

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED