Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 31 Des 2018 11:25 WIB

TRAVEL NEWS

Di Bali Bisa Bertemu Satwa Khas Kalimantan yang Hampir Punah

Tia Reisha
detikTravel
Foto: taman safari
Foto: taman safari
Jakarta - Kalimantan dikenal sebagai pulau dengan kekayaan alam yang tiada habisnya, termasuk keanekaragaman satwa di dalamnya. Salah satunya adalah satwa yang menjadi ciri khas pulau ini, yakni proboscis monkey atau bekantan.

Namun jika belum ada kesempatan mengunjungi Kalimantan untuk melihat bekantan dan sedang berencana liburan ke Bali, berkunjung saja ke Bali Safari & Marine Park. Di taman safari ini, wisatawan bisa melihat bekantan yang terdapat di exhibit Heart of Borneo.

Exhibit ini menghadirkan bekantan yang termasuk dalam daftar satwa yang terancam punah berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

"Ini lebih untuk menguatkan pengalaman pengunjung ke area Kalimantan karena kami juga kasih tema untuk exhibit-nya adalah Heart of Borneo, jadi jantungnya Kalimantan. Selain itu, untuk melihat bekantan dari atas, kami juga bangun Rumah Dayak lengkap dengan interior khas Dayak," ujar Asisten Manajer Edukasi Bali Safari & Marine Park, Ida Ayu Ari Janiawati, kepada detikTravel pada Senin (31/12/2018).



Di Bali Safari & Marine Park, ada 4 ekor bekantan yang terdiri dari 2 bekantan jantan dan 2 bekantan betina. Bekantan tersebut didatangkan dari Taman Safari Bogor yang aktif dalam pengembangbiakkan satwa.

"Ini adalah bekantan satu-satunya di Bali. Kami juga mengklaim bahwa ini adalah exhibit yang sudah sesuai dengan kategori habitatnya karena exhibit kami selalu dipastikan agar kondisi di dalamnya itu hampir sama dengan habitat aslinya," jelas wanita yang akrab disapa Dayu.



Exhibit ini dibuat menyerupai habitat asli bekantan sebagai satwa jenis arboreal atau satwa yang hidup di pohon. Sehingga di dalam exhibit ini bisa ditemukan banyak pepohonan dan reruntuhan pohon yang membuatnya terlihat seperti hutan sungguhan.

Di dalam exhibit ini juga terdapat sebuah kolam sehingga bekantan bisa sesekali berenang di kolam tersebut. Ada juga 2 ikan arwana berukuran sedang di kolam yang disediakan di dalam exhibit.

"Kami juga sediakan kolam karena kebiasaan bekantan yang masih kecil bisa berenang. Jadi kalau diperlukan mereka akan berenang dari satu tempat ke tempat lainnya seperti untuk cari makan. Di kolamnya juga ada arwana karena kami ingin semuanya suasana Kalimantan," sambung Dayu.

Di Bali Bisa Bertemu Satwa Khas Kalimantan yang Hampir Punah Foto: taman safari


Selain bekantan dan ikan arwana, ada juga satwa lainnya yang tidak kalah menggemaskan yakni 2 ekor landak. Namun satwa ini hanya aktif pada malam hari sehingga saat siang hari mereka hanya tidur di sela-sela dahan pohon.

"Ada juga landak meskipun tidak asli Kalimantan, tapi setidaknya bisa ditemukan di hutan di bagian bawahnya. Landaknya ada 2 agar exhibit-nya tidak terlalu padat," ungkapnya.

Exhibit Heart of Borneo ini dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 09.00 WITA - 17.30 WITA. Pengunjung juga tidak akan dikenakan biaya tambahan untuk masuk ke sini karena sudah termasuk tiket masuk Bali Safari & Marine Park. (mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED