Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya disela kunjungannya di Grand Maerokoco Semarang. Sejak pertengahan tahun 2018 terjadi bencana besar sebanyak 3 kali yaitu gempa Lombok, Palu, dan terakhir tsunami dk Selat Sunda.
"Bencana mempengaruhi. Ada 3 bencana besar dan impact-nya 1 juta wisman (wisatawan mancanegara) tidak jadi datang," kata Arief, Jumat (4/1/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief Yahya di sela kunjungannya di Grand Maerokoco Semarang (Angling/detikTravel) |
"Di Palu bukan destinasi utama tapi orang luar negeri tahu, tahunya gempa dan tsunami di Indonesia," ujarnya.
BACA JUGA: Malam Tahun Baru, 16.152 Turis Asing Kunjungi Bali
Travel advice yang dikeluarkan oleh beberapa negara pasca bencana di Indonesia memang berpengaruh. Terutama peringatan yang dikeluarkan China yang mempengaruhi jumlah wisatawan dari Negeri Tirai Bambu itu.
"Travel warning banyak berpengaruh dari China, dulu China urutan 1 (terbanyak) sekarang 5, sekarang nomor satunya Malaysia," jelas Arief.
Untuk memulihkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, lanjut Arief, setidaknya membutuhkan waktu 6 bulan untuk pemulihan.
"Berarti kalau untuk Lombok akan pulih 6 bulan, Maret besok akan normal," tutupnya. (rdy/aff)












































Arief Yahya di sela kunjungannya di Grand Maerokoco Semarang (Angling/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh