"Tidak benar pengakuan mereka itu. Waktu itu kami hanya mengarahkan mereka untuk keluar pelabuhan (seandainya memesan taksi online)," kata Syamsul, seorang sopir taksi konvensional yang mangkal di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, saat dimintai konfirmasinya, Sabtu (26/1/2019).
Syamsul mengaku melihat dari jauh saat kedua wisatawan itu didatangi sopir taksi konvensional. Para sopir itu mengarahkan kedua turis itu memesan taksi online di luar pelabuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kesepakatannya memang begitu. Harus di luar memang ( jika memesan taksi online). Selama ini orang yang mau pesan juga mereka keluar untuk order," jelas Syamsul.
"Jadi kalau kami katanya (kami) menghadang itu tidak benar," ungkap Syamsul.
Menurut Syamsul, sopir taksi konvensional selama ini tidak pernah memaksa penumpang naik mobil mereka.
"Mungkin biasa rebutan sewa, tapi kalau penumpang tidak mau naik taksi biasa ya sudah. Selama ini kami tidak pernah paksa atau hadang-hadang," ujar Syamsul.
Sementara Kadisbudpar Kota Banda Aceh Rizha Idris mengaku terkejut saat mengetahui adanya wisatawan yang mengaku disergap. Disbudpar akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membahas masalah ini.
"Selama ini wisatawan di Banda Aceh sangat aman. Tiba-tiba kok, saya juga terkejut tadi ada yang telepon saya kan. Terkejut juga saya apa-apaan ini," kata Kadisbudpar Kota Banda Aceh Rizha Idris saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (25/1/2019).
"Makanya saya bilang saya koordinasi dulu dengan Kadis Perhubungan Banda Aceh. Ini kan hal yang sudah urgen yang harus kita koordinasikan," jelas Rizha.
Seperti diketahui, video berisi curhatan dua wisatawan yang mengaku disergap gara-gara memesan taksi online viral di media sosial. Kejadian itu disebut terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh pada Kamis (24/1).
"Saya pesan dari aplikasinya dan ketika kita keluar untuk dijemput kita disergap oleh beberapa orang, tidak bisa pergi. (Disergap) seperti maling dan panjang lebar dibilang oh ini aturan. Ini, ini," kata perempuan tersebut memulai curhatannya. (wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah