"Itulah alam dan lingkungan terus siapa yang ngurusin Bali yang gitu-gitu? Kabupaten Badung kasihan capek banget jadi DKP, ngurusin sampah plastik," kata Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra di Hotel Griya Santrian Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (30/1/2019).
Sampah plastik dan sampah kayu bisa terpisah di lokasi yang berbeda. Yuniartha bingung kenapa bisa begitu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BACA JUGA: Turis China Mengeluh, Banyak Sampah di Pantai Jimbaran
Yuniartha pun dibuat geleng-geleng kepala soal sampah-sampah tersebut. Dia pun bingung mencari solusi untuk mencegah sampah-sampah plastik maupun kayu terdampar di pantai-pantainya.
"Saya secara logika, saya bukan orang kehutanan tapi logika berpikir nggak punya hutan kok kayunya bisa terdampar di pantai saya. Sudah begitu banyak sampah plastiknya, di satu daerah lagi," jelasnya.
"Bagaimana kita (cegah), apa kita pasang jaring di tengah laut apa bisa? Kan nggak mungkin. Ini yang saya belum karena kita sedang melakukan itu supaya (bersih) karena aneh nih," cetus Yuniartha. (ams/fay)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA