Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 11 Feb 2019 19:10 WIB

TRAVEL NEWS

Rusak Pantai Dilindungi di Spanyol, Turis Diancam Denda & Penjara

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Dinding tebing yang dipahat di Spanyol (dok. Juan Coello Foundation)
Dinding tebing yang dipahat di Spanyol (dok. Juan Coello Foundation)
Maspalomas - Kelakuan buruk turis merambah sampai ke Spanyol. Pantai dilindungi di sana dirusak dengan cat, batu-batunya juga dipahat. Turis pun diancam penjara dan denda.

Pantai dan gurun pasir dilindungi di Spanyol jadi sasaran tindak vandalisme turis-turis tidak bertanggung jawab. Kepolisian setempat menemukan beberapa bukti dari tindak vandalisme ini.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Senin (11/2/2019), bukti tersebut di antaranya ada grafiti yang dituliskan di batu, bekas cat, ukiran nama orang, hingga pahatan wajah di dinding tebing. Ada juga turis yang menyusun batu-batu jadi simbol salib dan lambang cinta raksasa jika dilihat dari atas ketinggian.

Padahal, kawasan pantai dan gurun pasir seluas 400 hektar ini termasuk dilindungi di Spanyol. Kawasan Cagar Alam ini dianggap sebagai ekosistem paling ikonik di Kepulauan Canary, Spanyol.

Batu-batu disusun seperti salib (dok. Juan Coello Foundation)Batu-batu disusun seperti salib (dok. Juan Coello Foundation)
Tindakan vandalisme turis di pantai dilindungi itu termasuk ilegal dan terancam hukuman pidana penjara serta denda dengan jumlah yang cukup besar. Dendanya mencapai 600 Euro (sekitar Rp 9,5 juta).

Denda itu belum termasuk biaya untuk mengganti kerusakan yang sudah ditimbulkan oleh mereka. Para turis harus mengeluarkan biaya sendiri untuk membersihkan bekas cat yang ada di batuan itu. Padahal batuan vulkanik yang berpori di pantai ini susah untuk dibersihkan.

Ada bekas cat di batuan (dok. Juan Coello Foundation)Ada bekas cat di batuan (dok. Juan Coello Foundation)
Sampai saat ini pelaku tindak vandalisme di pantai ini belum ditemukan. Selain para turis, para ahli lingkungan juga menyalahkan para pemandu wisata yang bersikap tidak peduli bahkan cenderung membiarkan kelakuan buruk para turis.

Gurun Pasir Maspalomas di Kepulauan Canary ini memang jadi salah satu destinasi tujuan turis. Di akhir pekan, turis yang berkunjung ke sini bisa menembus angka 2.000 orang. (rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA