Hari Raya Nyepi pasti banyak dimanfaatkan untuk liburan. Tapi traveler nggak bisa pergi ke Gunung Bromo karena ditutup.
Camat Sukapura, Yulius Christian mengatakan, beberapa titik yang akan ditutup meliputi jalur Desa Ngadas, Jetak, Wonotoro, Wonokerto, Ngadisari dan Ngadirejo.
Sementara agar pelaksanaan Nyepi berlangsung lancar dan aman, akan dilakukan penjagaan oleh para 'Jaga Baya' atau petugas keamanan adat.
Disebutkan Yulius, ada sekitar 5 hingga 10 Jaga Baya yang berjaga di tiap-tiap desa yang melaksanakan Nyepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penutupan akses juga melibatkan unsur kepolisian dan TNI. Kalau penutupan jalur, kita tutup pakai bambu mas," pungkasnya.
Sebelum dan pasca pelaksanaan Nyepi di wilayah Kecamatan Sukapura, akan ada beberapa kegiatan keagamaan umat Hindu. Di antaranya aksi bersih-bersih pada 1 Maret, Ritual Melasti 3 Maret, Tawur Agung/Pujan Kesanga 6 Maret, Ngembak Geni 8 Maret dan Dharma Santi.
Tak hanya perkampungan umat Hindu di Kecamatan Sukapura, kawasan objek wisata Gunung Bromo juga ditutup total oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penutupan berlaku pada hari yang sama, untuk seluruh pintu masuk wisata menuju Gunung Bromo.
Kepastian penutupan obyek wisata Gunung Bromo itu, ditetapkan melalui surat pengumuman yang dikeluarkan oleh Kepala Balai Besar TNBTS, Ir Jhon Kenedie.
Titik pintu objek wisata yang ditutup di antaranya mulai pintu masuk Cemoro Lawang RPTN wilayah Tengger Laut Pasir, pintu masuk Wonokitri RPTN wilayah penanjakan, dan pintu masuk Coban Trisula RPTN wilayah Coban Trisula.
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali