Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Mar 2019 08:20 WIB

TRAVEL NEWS

Makam Raja-raja Imogiri Ambrol, Wisatawan Dilarang Naik

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Makam raja-raja di Imogiri Bantul ambrol (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Makam raja-raja di Imogiri Bantul ambrol (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul - Banjir dan tanah longsor di ikut merusak tempat wisata di Bantul. Makam Raja-raja Imogiri ambrol dan dibatasi sementara dari kunjungan wisatawan.

Akibat bencana tanah longsor dan banjir di Kabupaten Bantul membuat tempat wisata minat khusus, makam raja-raja mataram di Imogiri ditutup sementara. Selain itu pengunjung hanya diperbolehkan berada di bangsal depan Masjid Kagungan Dalem.

Sujiman (60), warga Dusun Pajimatan, Desa Girirejo, Kecamatan Imogiri, Bantul menjelaskan penutupan akses menuju area makam karena bangunan sisi timur makam tersebut ambrol. Namun penutupan akses hanya dilakukan sementara.

"Ditutup dari jam 10 pagi sampai 1 siang tadi. Sebenarnya boleh naik (ke tangga menuju area pemakaman), tapi nggak boleh masuk ke dalam (area pemakaman). Tadi kami sarankan pengunjung untuk berada di bangsal Masjid saja," ujarnya saat ditemui di pintu masuk makam raja-raja Mataram Imogiri, Senin (18/3/2019).

Makam Imogiri yang longsor (Pradita/detikcom)Makam Imogiri yang longsor (Pradita/detikcom)
Lanjut pria yang juga seorang abdi dalem ini, bahwa makam raja-raja Mataram Imogiri sebagai tempat wisata sejarah hanya bisa dimasuki di hari-hari tertentu saja, seperti hari Minggu, Senin dan Jumat. Sebenarnya untuk kunjungan setiap hari, namun di luar ketiga hari itu tidak akan diantar oleh abdi dalem, sehingga tidak diperkenankan memasuki area makam tersebut.

"Kalau hari biasa tidak tentu, tapi paling ramai saat Suro, Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon biasanya," ucapnya.

Lebih lanjut, untuk mencapai area pemakaman pengunjung dapat masuk melalui pintu utama atau dapat langsung masuk dari pintu sisi timur. Selain itu, untuk masuk dari pintu utama pengunjung harus menapaki 400 anak tangga yang menjulang ke atas.

Ambrolnya cukup parah (Pradita/detikcom)Ambrolnya cukup parah (Pradita/detikcom)
"Banyak bagian di atas itu (area makam), ada makam raja-raja Mataram seperti Sultan Agung sampai Sri Sultan HB IX, dan dari Kasultanan Surakarta juga dimakamkan di sini," katanya.

Untuk masuk dan mengunjungi makam tersebut, wisatawan tidak dikenakan tarif khusus. Hanya saja tersedia kotak amal di depan tangga menuju area pemakaman.

"Kalau biaya masuk bayar seikhlasnya mas, nanti uangnya masuk ke takmir Masjid Kagungan Dalem untuk selanjutnya dikelola," katanya.

Ambrol separah ini baru pertama kali (Pradita/detikcom)Ambrol separah ini baru pertama kali (Pradita/detikcom)

Sujiman menambahkan, ambrolnya bangunan di kompleks makam raja-raja Mataram Imogiri dengan skala besar baru terjadi kali ini. Menurutnya hal itu karena bangunan di sisi timur, tepatnya bangunan calon makam Sri Sultan HB X masih tergolong bangunan baru.

"Makam ini ada sejak tahun dahulu dan baru kejadian ambrol besar (bangunan sisi timur makam) pertama kali ini. Semoga ke depannya tidak terulang lagi," pungkas Sujiman. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED