Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 24 Mar 2019 18:53 WIB

TRAVEL NEWS

Raja-raja Nusantara Berkumpul di Ciamis Sambut HUT Kerajaan Galuh

Dadang Hermansyah
detikTravel
Foto: (Dadang Hermansyah/detikcom)
Foto: (Dadang Hermansyah/detikcom)
Ciamis - Kerajaan Galuh pernah berdiri di Ciamis, Jawa Barat. Momen mengenangnya diisi dengan pawai menarik dan kehadiran raja-raja Nusantara.

Kabupaten Ciamis untuk kali kedua memperingati berdirinya Kerajaan Galuh dalam even Mieling Ngadegna Galuh 1407 (23 Maret 612 M - 23 Maret 2019 M) di Situs Jambansari, Jalan jendral Sudirman, Sabtu (23/3/2019). Dalam even ini hadir pula perwakilan raja-raja seluruh Nusantara yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).

Even tahunan tersebut diikuti oleh ratusan warga Ciamis dari berbagai daerah dan kabuyutan. Perayaan diawali dengan kirab budaya dari Pendopo Bupati Ciamis menuju Situs Jambansari. Kirab ini menampilkan berbagai kesenian dan helaran, mulai dari Bebegig Sukamantri, Wayang Landung dan pesilat dari berbagai padepokan.

Kemudian dilanjutkan dengan pementasan berbagai kesenian di Situs Jambansari dan Pendopo Selagangga sampai sore. Pada malam harinya digelar sawala budaya dengan narasumber Dedi Mulyadi, Man Jasad, Rektor Unigal Budi Dalton. Kemudian ditutup dengan hiburan ronggeng.

Ketua Panitia Mieling Ngadegna Galuh - 1407 Riki Andriawan Mardjadinata menuturkan even ini sebagai sebuah spirit persaudaraan, untuk napak tilas perjalanan kerajaan galuh, yang tersebar di berbagai wilayah penjuru Nusantara.

"Ini momen napak tilas perjalanan dan bentuk penghormatan kami sebagai para Putra Galuh dimana setiap tanggal 23 Maret diadakan even ini, coba buat setiap 1 tahun sekali," terangnya.

Mieling Ngadegna Galuh ka-1407 ini juga tujuannya supaya generasi saat ini tidak lupa tentang Galuh. Terlebih acara ini digelar adalah untuk mempererat tali silaturahim sesama saudara yang memiliki semangat Galuh.

Dikatakan Riki, peserta yang hadir dari seniman dan budayawan dari mulai Banten kidul, Cianjur dari Bandung Barat, Pangandaran yang paling banyak dan Kota Bandung.

"Harapannya ini bisa berjalan setiap tahunnya dan bisa memberikan contoh yang baik di tengah carut marut perpolitikan yang memecah belah persatuan kita dengan berbagai golongan," jelasnya.

Riki menegaskan, ternyata di Tatar Galuh ini tidak terjadi perpecahan. Dengan balutan budaya, Ciamis masih bisa bersatu dan ini menjadi contoh, juga pembawa pesan untum bangsa Indonesia.

"Bahwa dengan budaya kita masih bersatu dan harapan besar bagi bangsa ini untuk tetap maju dan tetap semakin erat dalam persaudaraan," ucapnya.

Menurut Riki, sebagai bentuk persaudaraan, dalam even ini juga dihadiri perwakilan para raja seluruh Nusantara dari FKSN. Begitu juga saat ada kegiatan di daerah lain, juga perwakilan Raja Galuh ikut hadir dan memeriahkan.

Perwakilan yang juga Keturunan Raja Galuh R Hanif Radinal mengatakan kegiatan ini untuk saling mengisi, berbagai untuk kebersamaan dan persaudaraan. Semangat Galuh mempersatukan kembali kegaluhan yang terjaga sampai saat ini.

"Budaya pemersatu bangsa, kita semua bersama-sama dalam Bhinneka Tunggal Ika. Terkadang kita terbawa arus politik lainnya, tapi di sini budaya dan mengesampingkan politik. Mari menjaga dan melestarikan budaya," pungkasnya. (fay/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Laporan dari Jerman

Foto: Gembok Cinta Abadi Kota Cologne

Kamis, 25 Apr 2019 06:20 WIB

Di Kota Cologne, Jerman traveler bisa mengabadikan cinta bersama pasangan. Ada destinasi gembok cinta Jembatan Hohenzollern yang wajib kamu kunjungi di sini.