Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 23 Apr 2019 09:50 WIB

TRAVEL NEWS

Menpar Jamin Pariwisata Indonesia Ramah Lingkungan

Syanti Mustika
detikTravel
Menpar Arief Yahya (Dok Kemenpar)
Menpar Arief Yahya (Dok Kemenpar)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
Jakarta - Menpar Arief Yahya punya cara untuk mengembangkan wisata yang ramah alam. Dia juga menjamin bahwa 10 Bali baru dibangun sesuai standar ramah lingkungan.

Dalam jumpa media saat launching Calender of Event Sulut 2019 di Gedung Sapta Pesona, Senin (22/4/2019), Menteri Pariwisata (Menpar) Arief mengungkapkan bahwa pariwisasta Indonesia menerapkan standar-standar wisata yang ramah lingkungan.

"Kemenpar punya dua tim dalam pengembang ecotourism. Pertama adalah tim ecotourism, yang fokus pada pengembangan ecotourism dan yang kedua adalah 'sustainable tourism development 'yang bergerak lebih ke konsep implementasi 'suistinable tourism development' atau pengembangan wisata berkelanjutan. Kedua-duanya sebenarnya sama, namun bergerak dalam garis yang berbeda," ungkap Arief Yahya kepada wartawan.

Arief Yahya juga mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara kedua yang menerapkan sustainable tourism development' atau pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dia juga menjamin wisata Indonesia memenuhi standar itu.

"Di dunia kita adalah negara kedua yang mengimpletasikan itu (sustainable tourism development). Saya bisa garansi bahwa pembangunan 10 Bali baru sesuai dengan standar 'sustainable tourism development'," tambahnya.

BACA JUGA: Ini 9 Jurus KLHK untuk Menjaga Bumi Indonesia

Di penutup penyampaiannya, Arief menambahkan bahwa ada rumus yang dipakaianya untuk menjaga keseimbangan alam dengan pariwisata.

"Pariwisata dan alam itu harus dijaga seimbang. Apa rumusnya? 3P yaitu Planet, People, dan Prosperity. Kita harus seimbang aspek lingkungan, sosial dan ekonomi yang baik. Jika kita mensejahterakan alam berarti kita mensejahterakan perekonomian," tutup Menpar Arief. (bnl/aff)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
BERITA TERKAIT
BACA JUGA