Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Apr 2019 12:50 WIB

TRAVEL NEWS

Miris! Sampah Kaleng dari Tahun 1988 Ditemukan di Pantai Skotlandia

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Sampah kaleng Coca-cola dari tahun 1988 (Catherine Gemmell/Marine Conservation Society)
Sampah kaleng Coca-cola dari tahun 1988 (Catherine Gemmell/Marine Conservation Society)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
Edinburgh - Betapa kagetnya sejumlah relawan saat sedang membersihkan pantai di Skotlandia. Mereka menemukan sampah kaleng dari tahun 1988 dalam kondisi masih utuh.

Sejumlah relawan yang sedang bersih-bersih Pantai Cramond di Skotlandia terkaget-kaget setelah mereka menemukan sebuah sampah kaleng coca-cola. Bukan sampah biasa, di sampah kaleng tersebut bertuliskan tahun 1988 dan logo Olimpiade yang masih terbaca dengan jelas.

Dihimpun detikcom dari beberapa sumber, Jumat (26/4/2019), di tahun 1988 memang digelar Olimpiade di Seoul, Korea Selatan dan Coca-cola jadi salah satu sponsornya. Jika dihitung-hitung, sampah kaleng ini pun usianya sudah mencapai 31 tahun.

Melihat fakta itu, tentu sangat miris karena sampah kaleng coca-cola ini terombang-ambing di lautan selama kurang lebih 31 tahun, sebelum akhirnya terdampar di Pantai Cramond, Skotlandia.

Melihat kondisi sampah kaleng itu yang relatif masih utuh, juga seakan membuka mata para orang-orang, bahwa sampah kaleng tidak bisa terurai dan akan tetap seperti itu selama puluhan tahun. Oleh sebab itu, sampah kaleng jangan dibuang sembarangan, apalagi ke lautan.

Miris! Sampah Kaleng dari Tahun 1988 Ditemukan di Pantai Skotlandia (Catherine Gemmell/Marine Conservation Society)


"Kita harus pastikan, bahwa apapun yang kita gunakan hari ini tidak dipungut oleh relawan 30 tahun kemudian," kata Catherine Gemmell, salah satu relawan yang membersihkan Pantai Cramond.

Sampah kaleng coca-cola ini hanya satu dari 400 sampah lain yang ditemukan relawan di Pantai Cramond. Setiap akhir pekan, para relawan ini memang melakukan kegiatan bersih-bersih pantai. Sebanyak 31 orang relawan, tak kurang mengumpulkan sekitar 95 kg sampah di setiap kegiatannya. (wsw/wsw)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
BERITA TERKAIT
BACA JUGA