Tarik Turis India, Sejumlah Baliho Wonderful Indonesia Dipasang di Mumbai

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tarik Turis India, Sejumlah Baliho Wonderful Indonesia Dipasang di Mumbai

Tia Reisha - detikTravel
Selasa, 28 Mei 2019 21:00 WIB
Tarik Turis India, Sejumlah Baliho Wonderful Indonesia Dipasang di Mumbai
Foto: Kemenpar
Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin masif dalam menarik wisatawan mancanegara (wisman) asal India ke Indonesia. Sejumlah strategi pun disiapkan, salah satunya dengan mem-branding Wonderful Indonesia melalui hoarding yang menghiasi Kota Mumbai, India.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan India adalah pasar potensial terbesar di Asia Selatan. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, India menjadi Top 10 penyumbang wisman.

"Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung pada periode Januari sampai dengan Desember 2018 adalah sebanyak 595.060 orang. Naik sebesar 10.83% dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 sebanyak 536.902 orang," ungkap Nia dalam keterangannya, Selasa (28/5/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Nia, Mumbai merupakan kota terpadat di India dan terpadat kesembilan di dunia dengan populasi diperkirakan berjumlah 18,4 juta orang. Sejumlah hoarding pun menghiasi jalanan di Kota Mumbai sebanyak 6 unit.


"Hoarding menampilkan destinasi Banyuwangi, Bali, Jawa Tengah, Jakarta, dan Nusa Tenggara Timur yang akan terpasang selama 26 Mei hingga 23 Juni 2019," sebut Nia.

Strategi serupa telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Dengan strategi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat mancanegara, khususnya India agar tertarik untuk berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengatakan bahwa meningkatnya kunjungan wisatawan India juga tidak terlepas dari beragam kebijakan dan konektivitas yang kian baik.

"Termasuk pemberlakuan bebas visa (free visa) dan penguatan konektivitas penerbangan yang telah dilakukan," ujar Arief.


Selain itu, Arief menyebut bahwa India memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia. Kisah Ramayana, Mahabharata, nama-nama pewayangan, menurutnya berasal dari India. Penyebaran Islam ke Aceh juga dari pedagang Gujarat, India pada ratusan tahun silam.

"Ada kedekatan budaya yang bisa menjadi koneksi dan magnet pariwisata. Kita harus terus menjaga tren wisatawan yang meningkat dan jangan sampai turun. Harus dipertahankan, bahkan harus terus melonjak," jelas mantan Dirut Telkom itu. (idr/idr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads