Beberapa tempat wisata di Kebumen dikunjungi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno, Kamis (4/6/2019). Setelah singgah di Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Rini kemudian melanjutkan perjalannya ke Goa Jatijajar Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah dan LIPI Karang Sambung di Kecamatan Karang Sambung.
Di sela-sela kunjungannya itu, Rini berkeinginan untuk mengemas kawasan tersebut menjadi lebih menarik dan menghubungkan dengan Yogyakarta Internasional Airport (YIA) yang jaraknya lebih dekat daripada bandara Adi Sucipto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Rinto Heksantoro/detikcom) |
Selain itu, pihaknya juga ingin berinvestasi demi mendukung pariwisata di Kebumen sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat karena Kebumen dianggap masih memiliki pendapatan rendah.
"Bangaimanapun Kebumen salah satu kabupaten dengan pendapatan rendah. Kita harus dorong perbaikan. Investasi, oh iya, kita sedang melihat kemungkinannya terutama yang kita ingin dorong adalah bagaimana memberdayakan masyarakat," lanjutnya.
Menteri BUMN Rini Soemarno berkeliling pantai di Kebumen (Rinto Heksantoro/detikcom) |
BACA JUGA: Lantai Samudra Purba di Kebumen
Kunjungan tersebut memang dimaksudkan untuk mengetahui potensi yang ada serta rencana pengembangannya. Rini pun marasa takjub dengan tempat wisata yang ada di Kebumen.
"Iya tadi pantainya bagus banget. Hari ini kita sedang melihat titik-titik potensi dimana kita bisa membantu masyarakat desa misalkan untuk bikin homestay, membina mereka juga untuk meningkatkan kerajinan anyaman daun pandan itu potensinya sangat bagus. Kebumen juga surplus gabah nanti kita kerjasama dengan gapoktan sini," tutupnya.
(aff/aff)












































(Rinto Heksantoro/detikcom)
Menteri BUMN Rini Soemarno berkeliling pantai di Kebumen (Rinto Heksantoro/detikcom)
Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica