Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Jul 2019 11:35 WIB

TRAVEL NEWS

Isu Pulau Komodo Ditutup, Ini Penjelasan Jokowi

Abdul Haris
detikTravel
Komodo di Pulau Komodo (Afif Farhan/detikTravel)
Komodo di Pulau Komodo (Afif Farhan/detikTravel)
Labuan Bajo - Isu Pulau Komodo di Taman Nasional (TN) Komodo ditutup masih jadi perbincangan hangat. Ini tanggapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kamis (11/7/2019), Presiden Jokowi bersama jajarannya meninjau TN Komodo. Dia menuju ke Pulau Rinca dan berdiskusi dengan Pemprov NTT serta pihak balai taman nasionalnya.

Jokowi menekankan pada dua hal, konservasi dan pariwisata. Keduanya harus seimbang dan terjaga, konservasinya diperhatikan pun pariwisata dikembangkan maksimal.

"Kita ini ingin melihat secara makronya untuk kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya. Artinya Labuan Bajo ada Pulau Komodo, ada Pulau Rinca kemudian ada lautnya. Sehingga pembenahan kawasan pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung itu betul-betul terintegrasi semuanya, karena ini memang ingin kita jadikan wisata yang premium," jelas Jokowi di Pulau Rinca.

BACA JUGA: Jokowi Mau Jadikan Labuan Bajo Sebagai Tempat Wisata Premium

Soal konservasi, Jokowi meminta pihak Balai Taman Nasional Komodo benar-benar menghitung daya dukung. Artinya, TN Komodo sejatinya adalah wilayah konservasi yang harus dijaga karena di situlah tempat tinggalnya komodo, hewan yang hanya ada di Indonesia.

"Saya tadi sudah sampaikan ke kepala balai untuk betul-betul dihitung daya dukungnya. Jangan sampai kita lost, bukan hanya urusan tourism tapi tidak juga melihat bahwa ini adalah kawasan konservasi," papar Jokowi.

Isu Pulau Komodo Ditutup, Ini Penjelasan JokowiPresiden Jokowi di Pulau Rinca (Abdul Haris/detikcom)


Jokowi menyinggung Pulau Komodo, yang isu penutupannya masih hangat dibicarakan. Sepertinya, masih harus diteliti dan direncanakan lebih dalam jika benar-benar harus ditutup.

"Kita ingin nanti misalnya Pulau Komodo betul-betul lebih ditujukan untuk konservasi, sehingga turis di situ betul-betul kita batasi, ada kuota, bayarnya mahal. Kalau nggak mampu bayar, tidak usah ke sana, misalnya seperti itu. Tapi mau lihat komodo juga masih bisa di Pulau Rinca," ungkapnya.

"Sehingga nanti akan kita desain, akan kita buatkan desain besar rancangan besar mana yang untuk turis, mana yang untuk konservasi, mana yang di-kuota mana yang tidak," kata Jokowi.

BACA JUGA: Pak Jokowi, Tolong Jangan Tutup Pulau Komodo

Selanjutnya, Jokowi bakal mengadakan rapat terbatas di Jakarta bersama kementerian terkait untuk membuat rancangan besar pada pariwisata Labuan Bajo.

"Ini rancangan besar ini yang sebentar lagi akan kita buatkan rapat terbatas sehingga betul-betul grand desainnya itu sambung antara Labuan Bajo, Rinca, Komodo, lautnya, semuanya. Didesain dengan baik dan dikerjakan tidak parsial. Betul-betul dari turun di airport sampai ke tempat tujuan, betul-betul kelihatan sambung semuanya. Kira-kira itu," tutupnya.



Simak Video "Jokowi Ingin Sulap Labuan Bajo Jadi Wisata Premium"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA