Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 12 Jul 2019 18:47 WIB

TRAVEL NEWS

Miliki Destinasi Populer, Magelang Bisa Dongkrak Wisata Joglosemar

Nurcholis Ma'arif
detikTravel
Foto: shutterstock
Foto: shutterstock
Jakarta -

Kabupaten Magelang berpotensi menjadi mesin penggerak pariwisata di destinasi branding wilayah Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang) yang tahun ini ditargetkan bisa dikunjungi 2 juta wisman. Angka ini merupakan 10% dari target nasional yang pada 2020 ditargetkan mencapai 20 juta wisman.

"Dari 2 juta wisman tersebut, 500 ribu wisman di antaranya datang ke Candi Borobudur sebagai ikon pariwisata nasional serta destinasi pariwisata super prioritas," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2019).

Iwan menjelaskan posisi Magelang sangat diuntungkan dengan mendatangkan wisman dan wisnus dari tiga arah, Yogyakarta, Solo, dan Semarang. Apalagi ketiga kota itu masing-masing didukung infrastruktur bandara internasional.

"Pariwisata Magelang didukung unsur 3A, atraksi, amenitas, dan aksesibilitas, yang memadai sehingga menjadi destinasi andalan di Joglosemar," kata Iwan.

Untuk amenitas, Iwan mengatakan bahwa Magelang memiliki hotel berbintang, resor serta homestay yang tersebar di 51 desa wisata termasuk di desa pinggiran kompleks Borobudur.

Menurutnya, pengembangan pariwisata di Magelang lebih mengedepankan dan berbasis komunitas atau 'community based development' yang usaha pariwisata banyak melibatkan masyarakat setempat. Selain itu, Magelang memiliki atraksi budaya, alam, dan buatan yang dikemas dalam wisata petualangan dan sport tourism.

Dua atraksi sport tourism yang sudah dikenal yaitu Borobudur Marathon dan MesaStila Peak Challange yang setiap tahun mendatangkan banyak wisman. Borobudur Marathon bahkan telah masuk Top 10 dalam 100 Calender of Event (COE) sedangkan MesaStila Peak Challenge memasuki tahun ke-9 yang tahun ini bernama MesaStila 100.


Sementara itu, Karo Komblik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti, mengusulkan agar Magelang menjadi destinasi pertama yang menjual experience tourism dengan memperkuat story telling pada portofolio bisnis pariwisatanya, yaitu culture, nature, dan manmade. Story telling ini akan membuat wisatawan menjadi penasaran untuk datang ke Magelang.

"Magelang yang memiliki 5 gunung, 15 candi, dan 210 daya tarik wisata petualangan tentunya menjadi ladang yang menarik untuk story telling. Wisatawan akan dibuat penasaran untuk mendapatkan pengalaman atau experience tourism ketika berkunjung ke Magelang," kata Guntur.

Lanjut Guntur, pesan dari story telling tersebut dapat disesuaikan dengan target audiens yang akan disasar. Misalnya target audiens dari kelompok anak-anak milenial diharapkan mereka akan mudah memahami sehingga bisa menjadi influencer karena mereka dapat menceritakan mengenai Borobudur dengan lebih baik.

"Secara khusus Wapres Jusuf Kalla meminta kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk membuat story telling Borobubur agar lebih menarik di kalangan milenial," ucap Guntur.


Adapun menurut Ketua Pesona Magelang (Pesma), Syahrudin mengatakan pengembangan pariwisata Magelang tidak lagi tersentral ke Candi Borobudur melainkan sudah menyebar ke berbagai destinasi.

Saat ini sudah tumbuh banyak daya tarik wisata baru seperti petualangan yang dikelola masyarakat setempat melalui berbagai komunitas, misalnya Arung Jeram Sungai Elo, pemandian air hangat Candi Umbul, Ketep Pass, petualangan Gunung Andong, dan agrowisata Kebun Kopi di sekitar MesaStila Resort and Spa Magelang.

Tahun lalu jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Magelang mencapai 6,36 juta yang terdiri atas 5,9 juta wisnus dan 350 ribu wisman yang sekitar 80% di antaranya mengunjungi Candi Borobudur. Sementara pada 2019 target kunjungan wisatawan ke Magelang sebesar 7 juta terdiri atas 6,5 juta wisnus dan 500 ribu wisman yang sebagian besar mengunjungi Candi Borobudur serta destinasi wisata di sekitar Kabupaten Magelang.





Simak Video "Ubud Akan Jadi Percontohan Destinasi Kuliner Kelas Dunia "
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA