Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 04 Agu 2019 09:10 WIB

TRAVEL NEWS

Pembangunan Infrastruktur Pendukung Pariwisata Danau Toba Dikebut

Afif Farhan
detikTravel
Danau Toba dari Bukit Simarjarunjung (Lidya Hidayati/dTraveler)
Danau Toba dari Bukit Simarjarunjung (Lidya Hidayati/d'Traveler)
Jakarta - Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Danau Toba, Sumatera Utara dan sekitarnya dikebut. Supaya destinasi Danau Toba jadi kelas dunia!

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat Rapat Koordinasi Pengembangan Pariwisata Danau Toba di Kantor Kemenkomar, Jakarta, Jumat (2/8) kemarin. Dia mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk bergerak cepat membangun infrastruktur di kawasan Danau Toba.

"Arahan Presiden untuk dieksekusi secepat-cepatnya, untuk para investor juga harus segera membangun," kata Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dalam siaran pers dari Kementerian Pariwisata, Minggu (4/8/2019).

Menko Maritim Luhut juga memastikan agar Kementerian PUPR segera mengeksekusi arahan Presiden Jokowi terkait infrastruktur di Danau Toba dan pengembangan sektor pariwisata.

"Target pada 2020 infrastruktur dasar atau sarana dan prasarana menunjang kawasan pariwisata atau Otorita Danau Toba dan wilayah sekitarnya terealiasi," kata Luhut.

BACA JUGA: Jokowi: Labuan Bajo Premium, Danau Toba Super

Lebih lanjut, Luhut juga meminta agar lintas K/L dapat menindaklanjuti permasalahan keramba jaring apung agar masalah pencemaran lingkungan di Danau Toba yang mempengaruhi kenyamanan wisatawan segera dibenahi.

Dalam Rakor tersebut, hadir pula Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Dirut Badan Otorita Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan kesiapan para investor untuk melaksanakan groundbreaking hotel di Danau Toba, khususnya di zona otorita.

"Komitmen dari Pemerintah mengenai pembangunan infrastruktur dan utilitas dasar di dalam kawasan segera diwujudkan, salah satunya dimulai pada September 2019," kata Arief.

BACA JUGA: Kemping Mewah di Danau Toba, Mau Coba?

Lebih lanjut, Arief menjelaskan, Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam format Conditional LUDA (Land Utilization dan Development Agreement), yang ditargetkan pada 10 Oktober 2019.

"Komitmen dari investor mengenai dimulainya pembangunan fisik. Groundbreaking Glamorous Camping atau Glamping pada 10 Oktober 2019. serta Groundbreaking Luxurious Hotel ditargetkan pada 20 April 2020," kata Menpar.

Simak Video "Jokowi Akan Sulap Danau Toba Jadi Kawasan Wisata Berkelas"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA