Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 05 Agu 2019 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

5 Event Wisata Dorong Ekonomi Aceh di Triwulan II

Agus Setyadi
detikTravel
Ilustrasi Masjid Baiturrahman (shutterstock)
Ilustrasi Masjid Baiturrahman (shutterstock)
Banda Aceh - Pariwisata bisa membantu kesejahteraan masyarakat. 5 Event wisata di Aceh pun mendorong perekonomian di Serambi Makkah.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan II-2019 yaitu sebesar 125,82 persen. Lima event wisata yang digelar di sejumlah daerah ikut mempengaruhi kondisi perekonomian Tanah Rencong.

Berdasarkan data BPS, konsumen di Provinsi Aceh menyatakan persepsi yang optimis bahwa kondisi ekonominya lebih baik pada triwulan II 2019 dibanding triwulan I. Persepsi optimisme konsumen ini didukung beberapa faktor di antaranya momen Ramadan, perayaan Hari Raya Idul Fitri, dan masa liburan sekolah.

Selain itu juga ada beberapa event besar yang digelar khususnya di kota-kota sampel Survei Tendensi Konsumen (STK) Aceh, seperti Aceh Trail Adventure, Festival Mie Aceh, Gathering Pesona Indonesia, Lomba Perahu Tradisional dan Sabang Aceh Fun Bike. Penyelenggaraan event ini dinilai cukup memberikan dampak positif terhadap konsumsi masyarakat di Provinsi Aceh.

"Adanya gaji serta tunjangan ke-14 dan tambahan pendapatan lainnya juga cukup berpengaruh terhadap kondisi perekonomian di triwulan ini," kata Kepala BPS Aceh Wahyudin, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, variabel pembentuk ITK Kini diawali oleh persepsi optimisme konsumen terkait pendapatan rumah tangga dibanding triwulan sebelumnya. Nilai indeks variabel ini tercatat sebesar 125,21.

"Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Aceh memiliki persepsi yang optimis bahwa pendapatan rumah tangganya meningkat jika dibandingkan triwulan sebelumnya," jelasnya.

Wahyudin mengungkapkan, variabel berikutnya yaitu pengaruh inflasi terhadap total pengeluaran rumah tangga yang memiliki persepsi optimis dengan nilai optimisme sebesar 120,05. Artinya, jelasnya, sebagian besar penduduk Aceh berpersepsi kenaikan harga barang konsumsi yang terjadi tidak berpengaruh terhadap tingginya pola pengeluaran konsumsi anggota rumah tangga.

"Adapun selama triwulan ini terjadi inflasi pada April sebesar 0,42%, begitu juga pada Mei dan Juni masing-masing terjadi deflasi sebesar 1,27% dan 0,42%," ungkapnya.

Sementara secara regional, sebagian besar provinsi di Pulau Sumatera memberikan persepsi optimis yakni kondisi ekonomi pada triwulan II-2019 meningkat dibandingkan dengan triwulan I-2019. Di Sumatera, ITK triwulan II-2019 Provinsi Aceh menempati urutan keempat (125,82), di bawah Bengkulu dengan ITK sebesar 127,39 dan Kepulauan Riau senilai 128,21.

Simak Video "Bukan Sarang Burung, Ini Keukarah Jajanan Aceh yang Menggoda"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA