Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Agu 2019 23:40 WIB

TRAVEL NEWS

Wana Wisata Rawa Bayu Bukan Tempat KKN, Warga Terganggu

Ardian Fanani
detikTravel
Petilasan Prabu Tawang Alun di Desa Bayu (Ardian/detikcom)
Petilasan Prabu Tawang Alun di Desa Bayu (Ardian/detikcom)
Banyuwangi - Wana Wisata Rowo Bayu di Banyuwangi aslinya adalah destinasi wisata hutan dan danau asri. Kepala desa bilang, tak ada KKN mahasiswa apalagi cerita horor.

Wilayah Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi diduga netizen menjadi lokasi cerita yang viral di Twitter yaitu 'KKN di Desa Penari'. Meskipun penulisnya pun membantah, netizen bergeming.

detikcom pun mendatangi lokasi Danau Rowo Bayu. Ini memang sebuah destinasi wana wisata. Ada hutan rindang menyegarkan dan danau berair tenang. Masih ada plang tulisan Festival Rowo Bayu, artinya pernah ada event wisata di sana.

Apa iya tempat wisata ini jadi tempat cerita horor? Kepala desa setempat pun membantahnya. Menurutnya, Rowo Bayu merupakan lokasi sakral masyarakat Banyuwangi saat zaman masa penjajahan.

Suasana desa (Ardian/detikcom)Suasana desa (Ardian/detikcom)


Sugito, Kepala Desa Bayu Kecamatan Songgon membantah jika wilayah tersebut pernah dijadikan KKN dari luar perguruan tinggi di Banyuwangi. Apalagi pada tahun 2009 lalu seperti yang diceritakan dalam cerita KKN di Desa Penari itu.

"Di sini tidak pernah ada orang KKN dari luar kota. Apalagi sampai ada yang meninggal dunia seperti itu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (30/8/2019).

BACA JUGA: Belajar Dari Cerita KKN Desa Penari, Ini Tips Sopan Santun di Desa

Sugito mengaku resah dengan adanya cerita mistis tersebut. Bahkan dirinya sempat berkeliling memastikan bahwa desanya bukanlah lokasi atau latar belakang dari cerita mistis tersebut.

"Saya keliling. Sampai tanya apa ada Hutan Dadapan hingga cerita mistis tentang siluman ular. Semuanya tidak ada," tambahnya.

Gapura Wana Wisata Rowo Bayu (Ardian/detikcom)Gapura Wana Wisata Rowo Bayu (Ardian/detikcom)


Menurutnya, kawasan Telaga Rowo Bayu merupakan tempat sakral tentang perjuangan para pahlawan Banyuwangi melawan penjajah. Adanya hari jadi Banyuwangi pun diambil dari kisah heroik yang terjadi di kawasan tersebut.

Sementara itu, Devi, salah satu warga Desa setempat mengaku sangat terganggu dengan cerita mistis KKN di Desa Penari dikaitkan dengan desanya. Menurutnya tidak ada kemiripan sama sekali lokasi dalam cerita dengan lokasi di desanya.

"Ya setiap orang tanya terus ke saya. Rusuh juga. Padahal tidak ada sama sekali," tambahnya.

Simak Video "Gagal Seram! Ini Meme-meme Kocak KKN di Desa Penari"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA