Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 29 Agu 2019 22:15 WIB

TRAVEL-TIPS

Belajar Dari Cerita KKN Desa Penari, Ini Tips Sopan Santun di Desa

Shinta Angriyana
detikTravel
Ilustrasi traveler (shutterstock)
Ilustrasi traveler (shutterstock)
Jakarta - Cerita horor KKN di Desa Penari, viral di medsos. Entah fiktif atau nyata, ada pelajaran bagi traveler soal sopan santun berkunjung ke desa tradisional.

Banyak netizen membahas cerita horor KKN di Desa Penari yang lagi ramai itu, apakah asli atau bukan. Apapun kesimpulannya, cerita itu sebenarnya ada pesan moral penting terkait dengan tata krama berkunjung ke desa tradisional atau desa adat.

Banyak traveler yang masih kuliah menjadikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai pengalaman traveling juga bersama teman-teman kuliah. Bukan sembarang menikmati tetapi traveler juga dituntut bertanggung jawab bagi diri sendiri dan juga lingkungan sekitar.

Traveling bisa saja berkunjung ke desa adat, desa tradisional atau desa wisata. Kita dituntut untuk mawas diri sebagai tamu. detikcom, Kamis (29/8/2019) menyusun tips penting terkait sopan-santun saat berada di desa tradisional:

1. Patuhi aturan

Sudah menjadi kewajiban menjadi traveler untuk mematuhi aturan setempat. Hal ini, berlaku di mana saja.

Jangan sampai, kamu dicap jelek oleh warga setempat. Bisa jadi bukan nama kamu saja, tetapi identitas yang melekat seperti organisasi, kelompok, lembaga, kampus atau kantor tempat kamu bernaung jadi ikut jelek.

2. Hormati yang tua, sayangi yang muda

Saat berkunjung ke desa tradisional, selalu hormati yang lebih tua. Sedangkan kepada yang lebih muda, enaknya juga kamu bersikap ramah kepada mereka.

Norma ini sebenarnya bisa kamu terapkan dimana saja. Namun di pedesaan, sikap respek lebih dijunjung tinggi.

3. Jaga ucapan dan bahasa

Mungkin kamu sedang bercanda, atau sembarang nyeletuk. Tetapi di tempat baru, harus hati-hati menjaga omongan ya. Jangan bicara kasar dan vulgar.

Bisa saja orang tersinggung atau menjadi sebuah hal yang tabu untuk dibicarakan di tempat tersebut. Meski tidak menganut kepercayaan yang sama, akan lebih baik untuk menghormatinya.

4. Jaga kebersihan

Ini juga wajib. Di mana pun kamu berada, selalu pastikan jangan membuang sampah sembarangan. Apalagi saat traveling ke desa tradisional atau wilayah orang lain.

BACA JUGA: Kisah Mistis dari Hutan Pulo Majeti di Banjar

5. Jangan melanggar norma setempat

Memang, kamu mungkin tidak mempercayai apa yang orang setempat percaya. Tetapi, ada baiknya untuk ikut aturan dan norma setempat.

Pokoknya, tetap hormati dan hargai norma agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Toh, keamanan dan ketertiban akan lebih terjaga. Ada batasan norma kesopanan yang mungkin berbeda dengan di kota, ya kamu mesti beradaptasi dengan norma yang ada di pedesaan.

Begitupun dengan cara berpakaian. Usahakan tetap sopan dan rapi, sesuai kebiasaan setempat. Meski santai, jangan sampai pakaian yang digunakan terlihat seronok.

6. Jangan merusak

Kalau kamu suka bercanda dan jahil, jangan sampai berlebihan apalagi merusak. Mulai dari benda yang dimiliki warga, tempat tinggal maupun lokasi di area tersebut. Tetap jaga dan hindari mengambil apalagi merusak yang tidak perlu dan dilarang.

7. Selalu salam, senyum dan sapa

Berbuat ramah tidak pernah salah. Cobalah untuk bersikap baik dengan menuturkan senyum ke warga setempat.

Ingat, ramah bukan berarti melanggar privasi ya. Jika ingin berkenalan atau bertegur sapa, jangan sampai menanyakan atau melontarkan sejumlah pertanyaan dan pernyataan yang sifatnya pribadi.

BACA JUGA: Alas Purwo, Hutan Tertua di Pulau Jawa yang Diselimuti Misteri

Simak Video "Gagal Seram! Ini Meme-meme Kocak KKN di Desa Penari"
[Gambas:Video 20detik]
(sna/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA