Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 16 Sep 2019 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Raja Piton: Ular Langka Raksasa Korban Kebakaran Hutan Kalimantan

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Ular raja piton raksasa yang jadi korban kebakaran hutan Kalimantan (Facebook/Johan Michael Median Pasha)
Ular raja piton raksasa yang jadi korban kebakaran hutan Kalimantan (Facebook/Johan Michael Median Pasha)
Jakarta - Korban kebakaran hutan di Kalimantan tak hanya manusia, tapi juga hewan-hewan endemik. Ular langka yang disebut sebagai Raja Piton pun turut jadi korban.

Asap tebal membumbung tinggi memenuhi langit Kalimantan Tengah beberapa hari belakangan. Kebakaran hutan ditengarai sebagai penyebab munculnya asap pekat yang mengganggu kesehatan tersebut.

Tak hanya warga yang terdampak, makhluk hidup lain yang berhabitat di hutan Kalimantan malah sudah ada yang jadi korban dari kebakaran tersebut. Salah satunya adalah ular piton langka yang disebut sebagai Tangkalaluk oleh warga setempat.

Dihimpun detikcom dari beberapa sumber, Senin (16/9/2019), sosok ular langka di pedalaman Hutan Kalimantan ini diabadikan oleh seorang warga bernama Johan Michael Median Pasha, yang kemudian diunggah lagi oleh akun instagram Garda Satwa Foundation dan jadi viral di kalangan traveler.

View this post on Instagram

Kebakaran Hutan di PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DAN RIAU membuat kita sedih..sangat amat sedih sekali termasuk saya馃槶 Saya adalah sekian dari banyaknya orang yang sangat MENCINTAI DAN MENYAYANGI APAPUN ITU JENIS HEWAN.. Ini adalah salah satu jenis Ular atau bisa disebut ANACONDAnya INDONESIA atau masyarakat SUKU DAYAK PEDALAMAN HUTAN KALIMANTAN menyebutnya: Tangkalaluk / Phyton Raja Ular Rimba Hutan Belantara Kalimantan nan Langka,dimasa lalu dimana dalam mencari mangsa : seperti babi hutan, rusa, harimau dahan dan hewan besar lainnya predator melata itu bisa menirukan suara rusa,orang utan atau suara burung dalam menarik mangsanya). kepalanya menjuntai di bawah sedangkan ekornya berkait di atas pohon besar untuk memakan mangsanya..Dan kini hangus musnah terbakar. Baru saya melihatnya dan saya bertahun2 sangat penasaran sama makhluk ini..Saya mengira ini makhluk astral atau tak kasat mata.walau sering diceritakan secara lisan dari suku dayak di pedalaman Hutan Kalimantan.Dan ternyata benar - benar masih ada dan terlihat馃槶 bentuk fisik legenda Ular jenis Phyton yang diceritakan raksasa ular Tangkalaluk ada kemiripan dengan Anaconda yang ada di Belantara HUTAN TROPIS Amazon (NEGARA BRAZIL) Dan sekarang kita menyaksikan semua bahwa Tangkalaluk MATI MENGENASKAN AKIBAT HUTAN KALIMANTAN DIBAKAR .. Source: FB Johan Michael Median Pasha

A post shared by Garda Satwa Foundation (@gardasatwafoundation) on Sep 14, 2019 at 4:10pm PDT



Oleh warga Kalimantan, ular berukuran raksasa ini disebut Tangkalaluk. Karena sosoknya yang misterius dan jarang dilihat orang, ular berjenis Piton itu sering disangka sebagai makhluk astral.

Padahal sebenarnya, ular ini bukanlah makhluk siluman atau jadi-jadian, tetapi ular sungguhan. Nama spesiesnya Malayophyton reticulatus.

BACA JUGA: Kisah Sedih Amazon, Hutan Penuh Misteri yang Terbakar

Ular ini memang bisa tumbuh hingga mencapai ukuran raksasa. Ular yang masuk dalam keluarga Phytonidae bisa tumbuh hingga mencapai panjang 10 meter, dengan berat mencapai 180 kilogram.

Dengan ukuran tubuh sebesar itu, wajar kalau ular ini butuh makanan yang banyak. Sang Raja Piton biasa berburu babi hutan, rusa, orang utan, hingga hewan besar lain di hutan. Terkadang, ada juga manusia yang pernah jadi korban.

Ular piton biasa berburu dengan cara membelit mangsanya sampai kehabisan nafas, baru kemudian mangsa itu ditelan bulat-bulat. Sekali makan, sang ular bisa bertahan tidak makan lagi hingga berminggu-minggu lamanya.

(Facebook/Johan Michael Median Pasha)(Facebook/Johan Michael Median Pasha)


Ular piton jenis ini tersebar di Asia Selatan hingga Asia Tenggara. Hutan Kalimantan pun jadi rumah yang nyaman bagi sang piton untuk hidup. Tapi itu dulu, sekarang sudah tidak lagi.

Hutan Kalimantan sekarang sudah terbakar, menyisakan asap tebal dan lahan kering kerontang menghitam. Sedih rasanya jika makhluk seperti Tangkalaluk ini harus punah dan menghilang.



Simak Video "Kabut Pekat di Bumi Galaherang Kalimantan Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA