Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 30 Sep 2019 10:20 WIB

TRAVEL NEWS

RI Belum Masuk Daftar 49 Negara Visa Turis Arab Saudi

Kris Fathoni W
detikTravel
Ilustrasi Laut Merah, salah satu destinasi wisata di Arab Saudi. (Foto: Dok. Thinkstock)
Ilustrasi Laut Merah, salah satu destinasi wisata di Arab Saudi. (Foto: Dok. Thinkstock)
Jakarta - Guna mendorong sektor pariwisata, Arab Saudi kini mengeluarkan kebijakan penerbitan visa turis untuk 49 negara. Indonesia belum termasuk di dalamnya.

"Untuk pertama kalinya kami membuka petualangan, warisan, dan sejarah bagi orang-orang yang akan mengunjungi Arab Saudi sebagai turis," kata Ketua Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi Ahmad Al-Khateeb kepada CNBC, yang dikutip detikcom.




GulfNews.com menyebut, para warga negara dari 49 negara kini bisa mengajukan aplikasi visa turis secara online melalui portal visa elektronik (eVisa), atau visa on arrival setibanya di Arab Saudi.

Merujuk ke visa.visitsaudi.com disebutkan bahwa, "eVisa ini akan berupa visa multiple entry yang berlaku satu tahun, memungkinkan wisatawan menghabiskan hingga 90 hari di sini."

Berikut ke-49 negara yang memenuhi syarat untuk visa turis Arab Saudi tersebut:

Amerika Utara
Kanada
Amerika Serikat

Eropa
Swiss
Irlandia
Liechtenstein
Lithuania
Monaco
Andorra
Rusia
Malta
Montenegro
San Marino
Ukraina
Inggris Raya
Portugal
Polandia
Austria
Belgia
Bulgaria
Rumania
Slovakia
Kroasia
Siprus
Republik Ceko
Spanyol
Swedia
Denmark
Estonia
Finlandia
Norwegia
Luksemburg
Prancis
Jerman
Yunani
Slovenia
Belanda
Hongaria
Islandia
Italia
Latvia

Asia
Brunei
Jepang
Singapura
Malaysia
Korea Selatan
Kazakhstan
China (Hong Kong, Macao, Taiwan)

Oseania
Australia
Selandia Baru

Tak ada Indonesia di dalam daftar tersebut. Tetapi disebutkan pula bahwa turis dari negara-negara yang belum masuk program visa ini tetap bisa mengunjungi atau menghubungi kedutaan Arab Saudi atau konsulat terdekat.



Simak Video "Respons Twitter Ada Mantan Karyawannya Dituduh Memata-matai "
[Gambas:Video 20detik]
(krs/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA