Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Okt 2019 12:28 WIB

TRAVEL NEWS

Pulihkan Bali Pascaerupsi, Kemenpar Ajak Wisman India Famtrip

Foto: Kemenpar
Foto: Kemenpar
Jakarta -

Dalam rangka mendukung program Bali Recovery, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Familiarization Trip (Fam Trip) pada 26-30 September 2019. Kegiatan ini telah melibatkan 22 travel agent dan tour operator, serta 2 media dari India

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenpar Sigit Witjaksono mengatakan dengan adanya kegiatan fam trip Ini, menjadi sinergi Kemenpar bersama Bali Tourism Board (BTB), untuk memulihkan citra Bali sebagai destinasi pariwisata yang aman pascaerupsi Gunung Agung.

"Dengan adanya fam trip ini, kita berharap Indonesia mendapat exposure yang lebih baik lagi mengenai Bali. Sehingga, wisman India tidak ragu untuk mengunjungi Bali dan target kunjungan wisman dapat tercapai," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2019).

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan, pascabencana erupsi Gunung Agung pada 2017 lalu geliat pariwisata di Bali menjadi lesu.

Ini terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) saat ini tercatat pada 2017 sebanyak 14,09 juta dari target 15 juta wisman. Pada 2018 jumlah kunjungan juga belum mencapai target yaitu di angka 15,8 juta, dari target 17 juta wisman.

"Jumlah kunjungan wisman dalam waktu dua tahun berturut-turut tersebut membuat Kemenpar harus ekstra dalam melakukan upaya-upaya pemulihan mengingat target capaian wisman pada 2019 adalah 20 juta," jelas Nia Niscaya

Menteri Pariwisata Arief Yahya turut menjelaskan, Indonesia khususnya Bali, masih menjadi daerah tujuan favorit bagi wisman India. Terutama pada masa libur sekolah periode Mei-Juni 2019, walaupun tidak ada direct flight yang menghubungkan India ke Indonesia.

"Memang tidak ada direct flight, namun ada maskapai-maskapai yang memiliki banyak koneksi ke kota-kota di India. Tidak hanya di tier-1 cities, namun juga tier-2 dan tier-3 berkontribusi cukup signifikan dalam mendatangkan wisman India ke Indonesia," tambah Arief.

Arief pun menegaskan, pihaknya telah memiliki langkah yang akan dilakukan pihaknya untuk mendongkrak kunjungan wisman India ke Indonesia. Antara lain memperkuat kerjasama promosi dengan Tour Agent dan Tour Operation India dan wholesaler India.

Kemudian pihaknya juga mempromosikan rute penerbangan langsung Air India yang direncanakan akan dibuka pada akhir Oktober 2019.

"Selain mengadakan fam trip, kita juga menggelar sesi networking dan table top dengan travel agent di Bali. Saya rasa langkah ini tetap harus dijalankan, mengingat Bali memiliki banyak atraksi yang perlu dieksplor seperti Samsara Living Museum, Tirta Gangga, Saba Bay Winery, GWK, dan Uluwatu Temple," tutup Arief.





Simak Video "Ubud Akan Jadi Percontohan Destinasi Kuliner Kelas Dunia "
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA