Hari Jumat (4/10) ini, maskapai Garuda Indonesia resmi melakukan penerbangan perdana pesawat 'wide body' Airbus 330-200 dari Bandara Soekarno Hatta ke Yogyakarta International Airport di Kulon Progo. Pendaratan pesawat ditandai dengan penembakan Water Salute seiring suksesnya penerbangan tersebut.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara menyebut penerbangan ke Kulon Progo ini akan membantu penumpang yang selama ini hanya terpusat di Bandara Adi Sucipto saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rute baru ini juga mengantisipasi bila nanti ada penumpang Garuda yang mengeluh kehabisan tiket. Menurut Ari, tingkat okupansi rute ke Yogyakarta sudah di atas 80 persen.
"Kita yang reguler sudah di atas 80 persen. Ini memang cukup mengganggu penumpang yang ingin terbang ke sana sehingga banyak yang tidak dapat seat. Ini untuk mengakomodasi penumpang yang tidak dapat seat," imbuhnya.
BACA JUGA: Rencana Penawaran Baru Garuda: Menikah di Pesawat
Rencananya penerbangan dari Jakarta ke New Yogyakarta International Airporr akan berlangsung 3 kali dalam sepekan, yaitu di hari Jumat, Minggu dan Kamis atau Rabu.
Meski ada keengganan dari penumpang karena letak bandara Kulon Progo yang jauh dari pusat kota Yogyakarta, Ari akan menambah frekuensi penerbangan jika dirasa animonya bagus.
"Karena memang penumpang agak reluctant terbang ke NYIA. Mereka harus mengeluarkan biaya tambahan berupa transportasi yang kira-kira 1,5 jam dari Yogyakarta ke NYIA. Kita lihat kalau animo besar, akan kita tambah," tutup Ari
(bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Struk Belanja Taiwan Bisa Bikin Turis Jadi Orang Kaya Mendadak!