Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Okt 2019 07:45 WIB

TRAVEL NEWS

Influencer Ramai Promosi Arab Saudi, Tuai Pro Kontra

Tim
detikTravel
Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)
Riyadh - Sejalan dengan keinginan Arab Saudi, para travel influencer pun diajak untuk ikut mempromosikan keindahan negeri gurun tersebut. Pro dan kontra pun bermunculan.

Seiring dengan zaman yang serba digital, keberadaan travel influncer menjadi senjata ampuh untuk mempromosikan destinasi di suatu tempat. Dikumpulkan detikcom, Rabu (9/10/2019), langkah itu juga yang diambil oleh Pemerintan Arab Saudi yang tengah giat mempromosikan ajakan Visit Saudi Arabia beberapa waktu ini seperti diberitakan media New York Times.

Jelang beberapa hari setelah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan bebas visa bagi 49 negara pada Jumat pekan lalu (27/9), sejumlah travel influencer ternama dunia pun mulai mengisi feed Instagramnya dengan sejumlah destinasi indah dari Arab Saudi.

Adalah travel influencer Lana Rose (@lanarose786), Tara Whiteman (@taramilktea), Alyssa Bossio (@lyss) hingga Youtuber ternama Casper Lee (@caspar_lee) hingga Daniel Supertramp (@devinsupertramp) yang ikut menyukseskan kampanye wisata Arab Saudi di feed Instagram mereka. Untuk informasi, masing-masing memiliki pengikut hingga jutaan orang.

[Gambas:Instagram]



Mengunggah destinasi dan keindahan Arab Saudi dari sudut Instagramable, masing-masing travel influencer ternama itu tak lupa menyertakan tagar #WelcomeToArabia serta menyertakan laman Instagram tourism board Arab Saudi. Hal itu menandakan, bahwa unggahan itu di-endorsed oleh pihak Arab Saudi.

Menuai pro dan kontra online

Walau semua unggahan para travel inluencer dan youtuber di atas bicara tentang budaya dan keindahan Arab Saudi yang bersifat netral, nyatanya kritik online dari warganet tetap berdatangan.

Mayoritas mengkritik, bahwa para influencer dan youtuber tersebut dianggap tak peka karena menerima uang dari pihak Arab Saudi yang dianggap melakukan banyak pelanggaran kemanusiaan.

Salah satu travel blogger ternama, Travellingjezebel, bahkan juga menggarisbawahi perlakuan pihak Arab Saudi yang cukup opresif terhadap sejumlah blogger Arab Saudi seperti diberitakan Rogue Rocket.

"Ketika para travel blogger dan influencer ternama menerima uang dari pihak Arab Saudiuntuk menunjukkan keindahannya, mari kita sejenak mengingat bagaimana blogger Arab Saudi diancam," ujarnya.

Ia juga bicara atas nama Raif Badawi, seorang penulis Arab Saudi yang dihukum penjara 10 tahun dan dicambuk 1000 kali karena mengemukakan kebebasan beragama dan hak-hak wanita.

Tuntutan pada pemerintah Arab Saudi memang kian memanas beberapa waktu ini, khususnya terkait pembunuhan jurnalis kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi yang masih belum mencapai titik terang.

Di satu sisi, tak sedikit juga warganet yang mengaku terpukau akan unggahan para travel influencer dan jadi ingin berwisata ke sana.

Simak Video "Respons Twitter Ada Mantan Karyawannya Dituduh Memata-matai "
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA