Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Okt 2019 06:20 WIB

TRAVEL NEWS

Salah Satu Pramugari Pertama di Dunia Tutup Usia

Afif Farhan
detikTravel
Sybil Peacock Harmon di tahun 1940 (Delta Airlines)
Sybil Peacock Harmon di tahun 1940 (Delta Airlines)
Jakarta - Sybil Peacock Harmon tutup usia. Wanita ini disebut sebagai salah satu pramugari pertama di dunia, pertama kali menjadi pramugari pada tahun 1940.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Senin (21/10/2019), Sybil meninggal dunia di usia 103 tahun. Keluarga yang ditinggalkan dan maskapai asal Amerika Serikat, Delta Airlines pun berduka cita. Khusus bagi Delta Airlines, Sybil adalah salah satu pramugari pertama mereka.

Sybil menjadi pramugari Delta Airlines di tahun 1940, setelah melakukan beberapa kali pelatihan serta tes. Kala itu usianya 24 tahun.

Tahun 1943, Sybil mendaftar menjadi tentara perang dan harus meninggalkan karir pramugarinya. Setelah itu, dirinya menghabiskan waktu menjadi perawat.

BACA JUGA: Mantan Pramugari: Apa yang Terjadi di Langit, Tetap di Langit

Maskapai Delta Airlines pun sangat mengapresiasi Sybil. Bahkan, putrinya juga mengikuti jejaknya menjadi pramugari Delta Airlines. Sybil juga kerap kali memberikan pelatihan menjadi pramugari.

Tahun 2018 lalu, Delta Airlines membuat pesta ulang tahun yang meriah untuk mendiang Sybil. Kala itu, Sybil pun kembali mengingat memorinya saat menjadi pramugari.

"Saat itu, menjadi pramugari seperti menjadi seorang selebriti," kata Sybil.

"Orang-orang keluar dari bandara dan masuk ke pesawat. Kemudian, anak-anak kecil memanggil-manggil kami. Bahkan, sampai meminta tanda tangan!," lanjutnya.

Salah Satu Pramugari Pertama di Dunia Tutup UsiaFoto: (Delta Airlines)


BACA JUGA: Kocak! Aneka Aksi Lucu Pramugari di Pesawat

Sybil sempat bercerita bagaimana di zaman dulu, naik pesawat tak senyaman sekarang. Tekanan di kabin masih begitu besar, fasilitas yang tersedia pun tak banyak.

"Tapi saya bersyukur bisa terbang, itu bagaikan suatu mimpi yang menjadi nyata," kenang mendiang Sybil. (aff/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA