Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 24 Okt 2019 17:25 WIB

TRAVEL NEWS

'Panas' di Australia Gara-gara Batu Suci

Afif Farhan
detikTravel
Uluru di Australia (iStock)
Uluru di Australia (iStock)
Alice Springs - Uluru merupakan batu besar yang dianggap suci bagi suku asli Australia. Sayangnya selalu saja ada masalah, turis-turis malah mendakinya!

Uluru (disebut juga Ayers Rock) berada di Taman Nasional Uluru Kata Tjuta di Red Centre Australia. Lokasinya sekitar 350 km dari Kota Alice Springs di bagian Australia Tengah.

Uluru sudah masuk dalam daftar World Heritage dari UNESCO. Bisa disebut, Uluru merupakan salah satu ikon pariwisata Australia dengan kunjungan turis mencapai angka rata-rata 200 ribu per tahun

Uluru merupakan suatu sebuah formasi batu berukuran besar berusia ratusan juta tahun, dengan tinggi mencapai 800-an meter. Warna merahnya, begitu kontras dengan padang tandus di sekitarnya.

BACA JUGA: Orang Aborigin Marah, Batu Sucinya Didaki Turis

Uluru pun dianggap suci oleh masyarakat setempat, yang bernama Anangu. Anangu merupakan kelompok dari suku Aborigin yang mendiami wilayah Australia bagian barat.

Bagi masyarakat Anangu, mereka percaya bahwa Uluru merupakan awal mula kehidupan di Bumi. Dari Uluru, muncul air dan berbagai hewan dari dalam gua-guanya.

Sejak saat itu, mereka melindungi lahan yang sakral ini. Maka jangan heran, ada banyak lukisan primitif di Uluru yang menggambarkan sejarah-sejarah dan kepercayaan di zaman dulu.

Uluru (iStock)Uluru (iStock)


Nah masalahnya, sejak puluhan tahun selalu muncul keributan antara turis dan masyarakat Anangu. Sebabnya, orang-orang Anangu geram pada turis-turis yang mendaki Uluru!

"Uluru adalah suatu tempat yang suci bagi kami dan sangat sakral. Ini seperti gereja bagi kami," kata Rameth Thomas.

Masyarakat Anangu tidak hanya diam. Mereka sudah sering kali mengingatkan turis dan membuat papan larangan untuk mendaki Urulu, sejak tahun 2017.

"Saya sejak masih remaja dulu sudah memberitahu turis yang datang untuk tidak mendaki Uluru. Tolonglah, ada keyakinan kami dari sejak zaman leluhur di batu ini. Tapi mereka, turis-turis itu tetap saja mendakinya dan tidak punya rasa hormat," geram Rameth Thomas.

Papan larangan untuk pendakian di Uluru (iStock)Papan larangan untuk pendakian di Uluru (iStock)


BACA JUGA: Liburan ke Australia, Orang Indonesia Sukanya ke Mana?

Turis yang mendaki Uluru pun bakal diselimuti bahaya. Sebabnya, pijakan batunya tidak terlalu keras, sehingga mudah terpeleset dan jatuh. Kalau jatuh, celakanya bisa meninggal dunia.

Tercatat sedikitnya 35 turis tewas sejak 1950-an, karena mendaki Uluru. Duh!

Turis yang mendatangi Uluru (AFP)Turis yang mendatangi Uluru (AFP)


Parks Australia, semacam pihak penanggung jawab taman nasional dan destinasi alam di Australia, bakal lebih tegas melarang turis untuk mendaki Uluru. Alasannya jelas, demi menghormati adat masyarakat Anangu dan demi keselamatan turis sendiri.



Simak Video "Duh! Wanita Hamil Dianiaya Pria di Sydney Secara Brutal"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA