Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 30 Okt 2019 20:21 WIB

TRAVEL NEWS

Saran ke Wishnutama: Membangun Desa Wisata Jangan Kebarat-baratan

Afif Farhan
detikTravel
Wishnutama resmi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Wishnutama resmi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama bilang bahwa desa wisata adalah destinasi wisata unik. Tapi, ada saran dari pengamat pariwisata nih.

Ditemui awak media di Istana Negara, Kamis (24/10) pekan lalu, Wishnutama menjawab pertanyaan seputar pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk, soal desa wisata.

"Kita akan bekerja sama dengan desa pariwisata tentunya dan justrunya jadi akan daya tarik baru premium yang sifatnya unik," katanya.

Wishnutama menjelaskan, desa wisata akan memberikan pengalaman yang berbeda. Desa wisata pun tak harus mewah.

BACA JUGA: Wishnutama: Desa Wisata adalah Daya Tarik Baru yang Unik

Pengamat pariwisata sekaligus pendiri Binus University Cultural and Tourism Research, Vitria Ariani memberi masukan. Menurutnya, ada baiknya membangun desa wisata di Indonesia jangan kebarat-baratan.

"Kita tahu bahwa menteri dan wakil menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah lulusan luar negeri. Tapi sebaiknya, untuk membangun desa wisata jangan kebarat-baratan," terangnya kepada detikcom, Rabu (30/10/2019).

Wanita yang akrab disapa Ria ini menjelaskan, tiap desa di Indonesia memiliki kearifan lokal sendiri. Hal itu, tentu menjadi daya tarik yang unik dan tak bisa didapatkan di tempat lain.

"Contoh saja, jangan bangun event atau atraksi di Desa Baduy Dalam. Seperti kita tahu, masyarakat setempat sangat menjaga budaya dan adatnya, yang mana wisatawan boleh datang tapi dilarang foto-foto," papar Ria.

"Desa-desa wisata di Indonesia punya modal alam, budaya, dan kreatifitas. Kita sudah punya itu dan saya percaya dengan pengalaman Wishnutama, bisa mengemas hal-hal tersebut dengan story telling yang memukau," tambahnya.

Pengamat Pariwisata Vitria ArianiPengamat Pariwisata Vitria Ariani (dok Istimewa)


Ria berujar, baiknya Wishnutama dan jajarannya turun dulu ke desa dan mendengarkan masyarakat. Apa saja potensinya, apa saja yang harus dibangun, apa nilai kreatifnya, dan lain-lain.

"Saat masuk desa, kita harus jadi zero dulu. Kita dengerin warganya, mau seperti apa. Orang-orang desa itu polos, makanya harus kita rangkul pakai hati," tutup Ria.

BACA JUGA: Bagaimana Membangun Desa Wisata?



Simak Video "Tak Hadiri Wisuda Putrinya karena Pelantikan, Wishnutama Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA