Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Nov 2019 07:50 WIB

TRAVEL NEWS

Gaya Traveler Santuy Saat Kapal Terjebak Badai

Kris Fathoni W
detikTravel
Gaya Traveler Santuy Saat Kapal Terjebak Badai. (Foto: Twitter/Calum Lawson via travel.nine.com.au)
Gaya Traveler Santuy Saat Kapal Terjebak Badai. (Foto: Twitter/Calum Lawson via travel.nine.com.au)
Jakarta - Momen terjebak badai di atas kapal pesiar di tengah lautan bisa jadi mimpi buruk buat traveler mana pun. Tapi tidak dengan sejumlah orang ini. Mereka tetap terlihat santai!

Diberitakan Express.co.uk, momen terjebak badai itu dialami oleh kapal pesiar P&O Ventura yang sedang berada di tengah lautan antara Cherbourg, Prancis dan Southmpton, Inggris baru-baru ini.

Dalam video yang beredar viral, terjangan badai membuat kapal pesiar itu tampak bergoyang-goyang cukup kencang. Pada satu ketika, kondisi itu bahkan membuat air di kolam renang sampai terangkat dan kemudian meluap ke geladak kapal.

Gaya Traveler Santuy Saat Kapal Terjebak BadaiFoto: Twitter/Calum Lawson via travel.nine.com.au

Yang menarik adalah, di tengah situasi itu sejumlah orang tetap santuy bagaikan tak terjadi apa-apa. Tepat di samping kolam terlihat tempat rekreasi untuk duduk santai dan minum-minum, dan sejumlah orang bergeming duduk di tempatnya. Padahal ada penumpang lain yang langsung menghambur cari tempat yang lebih aman.

Mengutip Daily Mail, video viral tersebut di-posting oleh Calum Lawson di Twitter. Pria asal Newcastle Inggris ini menyebut para penumpang santuy itu sebagai, "tipikal orang Inggris Raya."

Salah seorang traveler santuy itu adalah Alison White-Sheen (68) dari Chichester. Ia mengatakan dirinya dan suami sedang minum kopi dekat kolam renang saat air kolam meluap akibat badai.

Gaya Traveler Santuy Saat Kapal Terjebak BadaiFoto: Twitter/Calum Lawson via travel.nine.com.au

"Keesokan harinya saya ngobrol dengan seorang perempuan di bagian resepsionis, dan ia bilang sampai harus pegangan dan meregangkan kedua kaki (saat badai menerjang)," katanya.

"Dia juga bilang ada staf yang amat takut dan salah satu staf perempuan sampai menangis. Saya tak tahu persis berapa lama badainya berlangsung, (mungkin) sejam. Mereka harus membelokkan kapal, berhubungan dengan usaha menyeimbangkannnya," ucapnya.




Juru bicara kapal pesiar itu membenarkan bahwa upaya manuver tertentu harus dilakukan sang kapten sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi terjangan badai pada saat itu, sehingga air kolam renang sampai tumpah ke geladak.

"Kapten sudah mengantisipasi hal itu akan terjadi dan para penumpang sebelumnya juga telah diinformasikan, seluruh air kolam renang sendiri akhirnya dikuras demi keselamatan," ucapnya.



Simak Video "Kapal Pesiar Greenpeace di Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA