Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 12 Des 2019 18:21 WIB

TRAVEL NEWS

Pendaki Merah Putih Siap Taklukkan Gunung Garang di Myanmar

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: (Masaul/detikcom)
Foto: (Masaul/detikcom)
Jakarta - Produsen perlengkapan luar ruangan, Eiger, menggelar Ekspedisi Merah Putih ke Myanmar. Destinasinya adalah gunung tergolong garang, yakni Hkakabo Razi.

Ekspedisi Merah Putih ini akan menggapai gunung berketinggian 5.881 mdpl, yakni puncak tertinggi di ASEAN. Pelaksanaannya direncanakan pada bulan Juli-Agustus 2020.

Target dari Ekspedisi Merah Putih ini adalah mengibarkan bendera merah putih di puncak Hkakabo Razi. Tujuannya sebagai hadiah ulang tahun Indonesia ke-75. Para pendaki dari Indonesia sudah dipilih sebanyak lima orang dan ditambah dua orang dari Myanmar. Mereka berlima sudah melakukan pelatihan dari bulan Juni lalu.

Eiger Gelar Ekspedisi Merah Putih ke Gunung yang Garang di MyanmarFoto: (Masaul/detikcom)

Mengenal Hkakabo Razi (dibaca Kakaborazi)

Gunung ini dikenal dengan medannya yang berbahaya dan sangat lengkap. Karena, Gunung Hkakabo memiliki hutan hujan yang sangat lebat di kaki gunungnya sampai terdapat lapisan salju dan gletser pada ketinggian 4.600 mdpl sampai ke puncaknya.

Begitu beratnya Hkakabo Razi, para pendaki menjulukinya sebagai Anti Everest. Itu dikarenakan kondisi yang bertolak belakang dengan Gunung Everest yang sudah mapan fasilitas penunjang, yakni dari jalur dan infrastrukturnya.

Hutan hujan di kaki Gunung Hkakabo masih perawan dengan suhu lembab, gelap, dan penuh binatang berbahaya. Ada berbagai hewan yang perlu diwaspadai mulai dari ular piton, laba-laba hingga nyamuk malaria.

Hal di atas diperparah dengan tidak adanya jasa porter dan perbekalan harus dibawa sendiri. Oleh karena itu, Eiger mengambil makna ekspedisinya dari faktor-faktor itu.

Para pendaki yang mengikuti Ekspedisi Merah Putih ini yakni Sofyan Ari Fesa (World Seven Summiter, guide gunung, Mahitala Unpar), Nurhuda (World Seven Summiter, guide gunung, Wanadri), Fandi Ahmad (pelari gunung, Mapala UI), Putri Handayani (atlet Grandslam, Kappa FT UI), dan Fransisca Dimitri (World Seven Summiter, Mahitala Unpar). Persiapan mereka sudah disiapkan dengan mendaki Mount Cook di New Zealand hingga pendakian di gunung-gunung dalam negeri.

Simak Video "Observasi Samudra Hindia, BMKG Lepas Tim Indonesia PRIMA"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA