"Wisatawan yang berkunjung dari umur 20 sampai 45 tahun, umurnya beragam dan paling banyak wanita dan wisata. Biasanya mereka datang untuk shopping, medical, beauty," kata Director KTO Jakarta Office Andrew JH Kim kepada detikcom, Jumat (13/12/2019).
Baca juga: 6 Tips Nyaman Penerbangan Jarak Jauh |
Meski belum menentukan target kunjungan di tahun depan, namun Andrew tetap fokus pada kunjungan dengan segmentasi medical, beauty dan wellness. Kemudian tetap fokus terhadap pasar wisatawan muslim.
"Karena wisatwan Indonesia sudah muali terbuka. Dan kita memang banyak kota-kota ramah muslim dengan fasilitas musala, restoran dengan 4 kategori ada yang halal dikasih oleh MUI-nya Korea, self certificate yang punya orang muslim, moslem friendly, setya pork free untuk memudahkan mereka," sambungnya.
Director KTO Jakarta/Andrew JH Kim Foto: Irma |
"Busan lebih ke kuliner ada pantai ada budaya. Memang yang jadi favorit itu pas summer banyak festival di Busan dan dikenal sebagai California-nya korea. Tahun depan selain ke Busan trget pemasarannya ke provinisi ketiga lainnya," tutupnya.Salah satu tempat yang menjadi andalan tahun depan adalah Busan yang kebetulan tahun ini menjadi tuan rumah ASEAN-ROK Commemorative Summit. Andrew mengatakan Busan telah menjelma menjadi California-nya Korea.
(mul/mpr)













































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama