Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 22 Des 2019 15:40 WIB

TRAVEL NEWS

Setahun Usai Tsunami, Wisata Pantai Anyer Nasibmu Kini

Tim detikcom
detikTravel
Pantai Anyer. (Foto: Bahtiar Rivai/detikcom)
Jakarta - Sudah nyaris genap setahun berlalu sejak wilayah Banten dilanda tsunami. Tapi wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya masih sulit berdenyut. Begini nasibnya kini.

Setahun lalu tsunami melanda Banten pada 22 Desember 2018. Aktivitas Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda membuat kawasan pesisir Anyer di Serang, Carita, sampai ke Tanjung Lesung di Pandeglang ikut terdampak bencana.

Baca juga: Tolong! Wisata Anyer Kembang Kempis Setahun Pasca-tsunami

Bencana alam itu amat memukul pelaku wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya. Geliat wisatawan lantas baru terasa lagi pada bulan Juni dan usai Lebaran 2019, tapi cobaan datang lagi. Selatan pesisir Banten digoncang gempa 7,4 Magnitudo pada 2 Agustus.

Saat ini sejumlah pelaku wisata di Anyer, khususnya dunia hotel, masih terus bergeliat untuk kembali menjejak dengan mantap. Tapi tak semuanya bisa survive. Sudah ada vila yang gulung tikar karena sepinya wisatawan.

Baca juga: Terhempas Tsunami, Vila di Pantai Anyer Ada yang Gulung Tikar

Sepinya pengunjung yang berwisata turut membuat perhotelan di pesisir pantai harus merumahkan karyawan -- sebagian di antaranya kemungkinan belum bisa mempekerjakan karyawannya lagi. Saat ini yang tetap bertahan juga masih bergulat di antara masalah tingkat okupansi yang masih rendah dan kebutuhan untuk membayar gaji karyawan, listrik, dan pajak.

Di momen liburan akhir tahun saat ini, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) pun berharap wisatawan kembali datang. Mereka juga berharap bantuan dari pemerintah daerah.

"Kalau kita berdoa keinginan kita (wisatawan) full, tapi kalau dilihat dari segi kondisi sekarang masih belum kondusir, merasa ada (takut) tsunami itu, 50 persen (okupansi) saja sudah bagus. Saya harus ngomong gini karena kasihan teman-teman hotel dan restoran, jadi harus tolong menolong, itu kewajiban pemerintah," kata Ketua PHRI Banten Sari Alam.

Baca juga: 1 Tahun Tsunami Selat Sunda, Pengusaha Hotel Minta Pemda Benahi Wisata Banten

Tak cuma pelaku hotel, belum bangkitnya sektor pariwisata di kawasan Pantai Anyer pascatsunami juga berdampak pada warga sekitar yang mengandalkan datangnya wisatawan untuk berdagang.

Sebagai gambaran, seorang pedagang setempat mengaku pernah bisa mendapat untung Rp 200-300 ribu dari hasil jualan sebelum bencana setahun lalu. Belakangan, ia malah pernah cuma mendapat Rp 2 ribu.

Baca juga: Pedagang di Pantai Anyer Bersedih, Pulang Bawa Uang Rp 2 Ribu

Baca juga: Pedagang Ngeluh Omzet Anjlok Pasca Setahun Tsunami Banten



Simak Video "Banjir Putus Akses Jalan di Pandeglang"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA