Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 08 Jan 2020 21:00 WIB

TRAVEL NEWS

Kawah Ijen Tak Kalah Memikat dari Destinasi-destinasi Prioritas

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Kawah Ijen di Banyuwangi. (Foto: A Endin Yoga Pradana/d'Traveler)
Jakarta - Indonesia saat ini punya 10 destinasi prioritas dan 5 destinasi super prioritas. Kawah Ijen di Banyuwangi tak termasuk di dalamnya, tapi tetap disebut punya daya tarik yang tidak kalah dari destinasi-destinasi itu.

Hal itu diungkapkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat peluncuran Calender of Event (CoE) Majestic Banyuwangi Festival di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Rabu (8/1/2020). Ia merujuk data survei dari Bank Indonesia (BI)


Dalam paparan Anas, menurut data dari BI, Kawah Ijen mendapat penilaian excellent sebanyak 76% dari wisatawan sekaligus yang tertinggi dari objek wisata di 5 destinasi super prioritas seperti Candi Borobudur hingga Danau Toba.

"Itu hasil survei BI terhadap orang asing yang datang ke Banyuwangi. Ternyata mereka senang dengan orangnya ramah, kuliner murah dan enak," ujar Anas.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar AnasBupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (Johanes/detikcom)

Dilihat dari paparan BI yang dipresentasikan Anas, Danau Toba mendapat 50% excellent, Borobudur - Joglosemar 65% excellent, Mandalika 20% excellent, Labuan Bajo 55% excellent, Pantai Kuta Bali 23% excellent dan 36% very good. Dari daftar itu, Banyuwangi memang jadi yang paling dipuji wisatawan.

Merujuk pada data BI tersebut, Anas pun tidak mau berbesar hati. Walau data menunjukkan demikian, Anas menyadari kalau Banyuwangi masih memiliki kekurangan. Hanya saja, katanya, kekurangan itu tertutup oleh keramahan orang Banyuwangi.


"Padahal mereka ada keluhan jalan, tapi kepuasan mereka tinggi. Dari situ kami lebih percaya diri, bahwa pariwisata bukan fasilitas tapi juga servis," tutup Anas.

Sesuai kata Anas, ada banyak faktor penting untuk memajukan pariwisata. Tak hanya soal infrastruktur mulus atau banyaknya event wisata, tapi juga peran serta dan keramahan masyarakat setempat yang turut mendukung ekosistem pariwisata.





Simak Video "Wisatawan Kecewa Tak Bisa Nikmati Blue Fire Kawah Ijen"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA