Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 28 Jan 2020 17:47 WIB

TRAVEL NEWS

Amerika Serikat Larang Warganya Liburan ke Wuhan

Bonauli
detikTravel
Media nasional China melaporkan sedikitnya 51 pasien virus corona telah dinyatakan sembuh. Hal itu membuat Wuhan perlahan bangkit.
Foto: Stringer/Getty Images
Jakarta -

Penyebaran virus Corona masih menjadi perbincangan global. Amerika Serikat kini menaikkan level bahaya traveling ke China dan secara khusus melarang warganya ke Wuhan.

Amerika Serikat, melalui The Centers for Disease Control dan Prevention atau CDC, kembali mengeluarkan travel warning terkait persebaran virus corona.

Diintip detikcom dari media USA Today, Selasa (8/1/2020), CDC menaikkan level bahaya traveling ke China. Sebelumnya Travel Notice Warning hanya memberikan level 2 pada negara China terkait kasus corona.

Namun kini level keamanan naik menjadi 3 ke seluruh wilayah China. Travel warning di level 3 artinya warga diminta untuk mempertimbangkan kembali untuk liburan ke China.

Hal ini dikarenakan kondisi medis China yang terbatas. Belum lagi ada banyak kota yang dinyatakan terinfeksi dan ditutup oleh pemerintah China.

Khusus untuk Kota Wuhan, CDC mengeluarkan travel warning di level 4. Artinya warga dilarang untuk pergi ke Kota Wuhan.


Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa siapa pun yang mengunjungi China harus menghindari hewan yang hidup atau mati, pasar hewan dan hindari kontak dengan orang sakit.

Warga AS yang kini sedang ada di China diminta untuk sering-sering mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik.

Instansi swasta AS juga ikut ambil bagian. Mereka mulai membatasi perjalanan bisnis ke China. Maskapai AS yang melayani rute ke China juga mulai membatalkan sejumlah penerbangan.

"Saya berharap bahwa dalam beberapa hari mendatang, rekomendasi perjalanan akan berubah," ujar Dr Nancy Messonnier, Direktur Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernapasan AS.



Simak Video "Geser China, AS Jadi Pusat Pandemi Virus Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA