Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 04 Feb 2020 17:10 WIB

TRAVEL NEWS

5 Fakta Tony Fernandes, Bos AirAsia yang Mundur Sementara

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Tony Fernandes, CEO AirAsia
Bos AirAsia, Tony Fernandes (Masaul/detikTravel)
Jakarta -

Maskapai AirAsia tengah dikejutkan dengan mundurnya sementara Tony Fernandes menyusul dugaan kasus suap. Berikut aneka fakta menarik dari bos AirAsia tersebut.

Seperti diberitakan media CNN, Tony bersama degan rekannya, Kamarudin Meranun mundur sementara dengan dugaan Airbus memberikan suap sebesar US$50 juta untuk mengamankan pesanan pesawat. Pekan lalu, Airbus mengatakan telah sepakat untuk menyisihkan 3,6 miliar euro untuk menyelesaikan penyelidikan korupsi oleh pihak berwenang di Perancis, Inggris dan Amerika Serikat.

Baik Kamarudin dan Fernandes yang merupakan founder AirAsia membantah melakukan kesalahan. Dalam sebuah pernyataan bersama, mereka mengatakan tak akan merugikan perusahaan.

"Kami tidak akan merugikan perusahaan yang telah kami bangun dengan waktu sepanjang hidup dengan status global seperti saat ini," ujarnya.

Terlepas dari dugaan suap tersebut, sosok Tony dikenal sebagai salah satu yang ramah dan sangat karismatik baik oleh krunya maupun masyarakat. Dihimpun detikTravel, Selasa (4/2/2020), berikut aneka fakta menarik tentangnya:

1. Sosok yang humoris

Apabila ada satu hal tentang Tony, maka selera humor yang tinggi adalah jawabannya. Dalam banyak kesempatan, Tony sering membuat konten berisi candaan di Instagram pribadinya. Misal saat liburan di Hawaii, Tony membuat video ala dikejar dinosaurus. Tentunya itu hanya candaan.

Pernah juga Tony mengunggah ulang foto dari warganet, yang makan produk AirAsia di pesawat maskapai saingan. Itu hanya beberapa dari kelucuan seorang Tony Fernandes.

2. Dermawan

Selain humoris, Tony juga diketahui adalah sosok yang cukup dermawan dan berjiwa sosial. Lewat maskapai AirAsia, Tony sempat memberi bantuan berupa donasi bagi korban gempa Palu pada Oktober 2018 lalu.

"Tahun ini sungguh berat bagi Indonesia yang dilanda berbagai bencana. Hati kami tergerak untuk membantu mereka yang mengalami kerugian tak terbayangkan akibat musibah yang terjadi untuk bangkit kembali," kata Tony Fernandes, CEO Grup AirAsia.

3. Dukung pariwisata Indonesia

Pada tahun 2018 lalu, Tony pernah bertemu dengan Menpar Arief Yahya yang tengah menjabat saat itu. Bertempat di Gedung Kemenpar, Tony dan Arief bertemu untuk membicarakan kerjasam terkait pariwisata Indonesia.

Dalam momen itu, AirAsia selaku maskapai penerbangan low cost carrier (LCC) siap mendukung program pariwisata Indonesia. AirAsia pun berkomitmen membuka rute penerbangan baru ke destinasi pariwisata prioritas serta dari originasi prioritas yang pertumbuhannya besar.

Untuk mendukung konektivitas, saat itu Tony diketahui meminta pengembangan terminal khusus LCC di Indonesia pada Menpar.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA