Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Feb 2020 09:05 WIB

TRAVEL NEWS

Taman Martha Tiahahu Mangkrak, Ini Rencana Pemprov DKI

Putu Intan Raka Cinti
detikTravel
Taman Wisata Marta Tiahahu yang berada di Blok M, sudah lama terbengkalai. Begini kondisinya.
Taman Martha Tiahahu akan dibuah menjadi Book Avenue (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Taman Martha Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan terbengkalai. Rupanya, Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta memiliki rencana khusus, apa itu?

Taman Martha Tiahahu kini tak sedap dipandang mata. Pohon di taman itu bersisihan dengan rumput liar, sedangkan patung-patung binatang dan lantai berlumut.

Situasi itu bertolak belakang dengan kebaruan yang ditawarkan area Blok M. Saat ini, Blok M memiliki MRT, terminal Transjakarta, dan M Bloc Space sebagai tempat kongkow anak muda.

Saat dikonfirmasi kepada Pemprov DKI Jakarta, mereka melemparkan tanggung jawab kepada pengelola swasta, PT Langgeng Ayomlestari. PT Ayomlestari rupanya tak akan memiliki kewenangan lagi di area itu, karena pengelolaan akan diambil alih oleh PD Pasar Jaya.

Nah, oleh PD Pasar Jaya, taman yang sudah berdiri sejak 1948 itu akan dialihfungsikan sebagai Book Avenue atau Taman Buku. Direktur Teknik Pasar Jaya, Dono Pratomo, menyebut alih fungsi menjadi Taman Buku itu sesuai dengan visi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Sesuai dengan visi gubernur kita yang ingin menyediakan buku berkualitas baik dengan harga yang terjangkau dari penerbit. Nantinya, akan ada ratusan buku terbaru yang hadir lebih dulu di sana," kata Dono ketika dihubungi detikTravel via telepon, Selasa (4/2/2020).

Dono menjelaskan bahwa konsep taman buku itu merujuk taman buku yang ada di luar negeri. Dia menyebut mencontoh Vietnam.

"Konsepnya seperti Book Street di Hanoi tapi kami ingin lebih baik. Konsepnya itu Book Avenue, akan ada semacam taman buku, ada jalan yang menjual buku," ujarnya.

Dilansir dari situs pemerintah kota Hanoi, terdapat dua Book Street di Hanoi yaitu Dinh Le dan December 19. Dinh Le merupakan kawasan jual beli buku yang sudah ada sejak 90-an sedangkan December 19 baru dibuka pada 2017 dan menyajikan berbagai fasilitas, selain merupakan tempat jual beli buku, lokasi itu juga menjadi tempat diskusi, area ngopi, serta dilengkapi WiFi dan air minum gratis.

Baca halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA