Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 06 Feb 2020 10:05 WIB

TRAVEL NEWS

Aman Enggak, Sih, Liburan ke Jepang Saat Badai Virus Corona?

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
People who mask
Ilustrasi orang bermasker di Jepang (iStock)
Tokyo -

Jepang merupakan salah satu negara yang terdampak virus Corona. Ada baiknya kamu ketahui dulu hal ini sebelum traveling ke sana saat ini.

Walau berjarak dari pusat penyebaran virus Corona di China, tapi saat ini ada sekitar 22 orang yang positif terinfeksi virus Corona (menurut laporan aktual situs 2019-nCoV) di Jepang.

Terkait kondisi terkini, pihak Pemerintah Indonesia telah menutup semua rute penerbangan dari dan ke China efektif hari Rabu ini (5/2). Hanya saja, langkah serupa tidak dilakukan ke negara terdampak virus Corona lain seperti Jepang.

Oleh sebab itu, traveler tentu masih bisa berwisata ke Jepang. Hanya terkait situasi di sana, agaknya masih sulit diprediksi. Menurut situs Tokyo Cheapo, waktu antara infeksi dan gejala virus Corona baru akan terlihat antara dua hingga 14 hari.

Berdasarkan data itu, ada kemungkinan kalau virus Corona masih dapat menyebar. Terkait itu, traveler pun diimbau untuk lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri.

Menurut data dari US Center for Disease Control dan WHO, traveler disarankan untuk sebisa mungkin melengkapi diri dengan masker dan metode yang sama untuk melawan penyakit flu pada umumnya.

Aman Gak Sih Liburan ke Jepang Pasca Virus Corona?Ilustrasi (iStock)

Tak hanya itu, traveler juga diimbau untuk mencuci tangan dengan sabun dan air. Termasuk menggunakan cairan kimia, dan sebisa mungkin tidak menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang tidak bersih. Ada baiknya kamu juga menjaga jarak dari orang yang mengalami gejala serupa.

Sedangkan dari pihak Pemerintah Jepang sendiri, Perdana Menteri Shinzo Abe telah mengatakan komitmennya untuk membendung virus tersebut dengan berbagai cara.

"Kami akan mengupayakan yang terbaik untuk menanggulangi penyebaran infeksi tersebut," ujar Abe seperti diberitakan Metro UK.

Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato pun tengah berusaha mengambil sampel dari sejumlah orang yang terindikasi virus Corona untuk diuji di lab lebih lanjut.



Simak Video "Geger Virus Corona, Olimpiade Tokyo 2020 Batal?"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA