Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 12 Feb 2020 14:15 WIB

TRAVEL NEWS

Maskapai Ini Minta Penumpang Nyebelin Dilaporkan

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Female passenger storing handbag in overhead locker in airplane. Young woman in the cabin storing hand luggage in the overhead locker.
Ilustrasi keadaan di kabin pesawat (Foto: iStock)
Jakarta -

Maskapai Southwest Airlines ingin penumpangnya melaporkan jika ada perilaku yang tidak disukai. Pelaporannya bisa ke pramugari yang bertugas.

Dilansir CNN, Selasa (11/2/2020), hal itu dimulai pada 22 Januari lalu. Pengumuman sebelum lepas landas itu merupakan arahan darurat yang disyaratkan maskapai.

Pramugari akan mengumumkannnya tepat setelah instruksi tentang penggunaan masker oksigen.

"Kami di sini untuk kenyamanan dan keamanan Anda," kata pramugari di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta, Georgia.

"Silakan laporkan perilaku yang tidak disukai kepada pramugari Anda. Terima kasih atas perhatian Anda," dia menambahkan.

Juru bicara Southwest Airlines, Brian Parrish, membenarkan bahwa hal tersebut baru-baru ini ditambahkan. "Perubahan ini mencerminkan komitmen Southwest untuk memastikan lingkungan yang aman dan ramah setiap saat," kata dia.

Maskapai ingin mengingatkan penumpang bahwa ada pramugari yang bertugas melayani mereka, agar penerbangan lebih menyenangkan. Oleh karena haruslah ada pelaporan tentang perilaku yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Penumpang Southwest Airlines yang melanggar akan ditangani pramugari dan memberi tahu kapten serta mencari bantuan penegakan hukum saat mendarat. Kini semakin banyak laporan mengenai penyerangan dalam penerbangan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan di ketinggian 30.000 kaki.

Di Amerika Serikat, melalui investigasi FBI, serangan seksual di udara meningkat sebesar 66% dari tahun 2014 hingga 2017. Ada 63 investigasi terhadap serangan seksual di pesawat pada tahun 2017, 57 pada 2016, 40 pada 2015, dan 38 pada 2014.

Alaska Airlines telah memberi pengumuman serupa karena terjadi dua kali pelecehan seksual pada penerbangan di akhir 2017. Virgin Atlantic punya kasus penumpang melecehkan sesama penumpang pada 2019.

United Airlines dan American Airlines tidak mengumumkan agar penumpang melaporkan adanya perilaku buruk penumpang lainnya. Namun, maskapai ini meningkatkan kemampuan pramugarinya pada tahun 2018, fungsinya untuk membantu mengenali pelecehan dan perilaku buruk penumpang.

"Kami memiliki video on-board dan di situ ada pengumuman agar melaporkan ke pramugari jika membutuhkan bantuan," kata Anthony L. Black, perwakilan Delta Air Lines.

Hingga saat ini, maskapai-maskapai di Indonesia belum ada kabar mengenai hal serupa.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA