Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Feb 2020 17:25 WIB

TRAVEL NEWS

Wishnutama: Wisata yang Penting Kualitas, Jangan Murah Meriah Lah

Angga Riza
detikTravel
wishnutama
Foto: Angga Riza/detikcom
Denpasar -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan yang paling utama dalam pariwisata Indonesia adalah kualitas. Terutama untuk kawasan Bali yang sudah terkenal.

Wishnutama meminta untuk pariwisata di Indonesia khususnya di Bali untuk lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas. Menurutnya quality tourism lebih penting dibandingkan quantity tourism.



"Makanya kalau kita bicara dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dengan the quality tourism itu lebih penting daripada quantity tourism. Jangan murah meriah lah kita itu, kita itu bangsa yang mahal gitu lho apalagi Bali coba. Agak jual mahal sedikit maksudnya Pak Wagub," kata Wishnutama Kusubandio dalam pidatonya di Kantor BI Perwakilan Bali, Kamis (13/2/2020).

Sementara itu, Wishnutama juga meminta agar upaya yang lebih ditingkatkan untuk mencari peluang-peluang tourism yang akan pergi ke Indonesia. Dan tidak membandingkan dengan negara tetangga.

"Effort kita memang harus besar, tidak bisa pasrah saja dengan orang-orang Indonesia mau kemana. Tetapi kita harus mencari peluang- peluang orang negeri mana yang mau ke Indonesia," jelas Wishnutama.

"Lalu kalau kita bicara imbauan strategi kita selalu sibuk dengan negara tetangga tidak tahu kenapa sama Malaysia itu kayaknya selalu wah. Kalau Malaysia dapat berapa kita selalu tidak terima. Ayolah kita sedikit cerdik dalam menyikapi kompetisi ini," sambung dia.

Kemenkraf sudah merancang strategi yang sangat intensive bersama Kementerian terkait untuk membidik potensi-potensi pariwisata di Indonesia yang baru.

"Kami saya dengan Kementrian Perhubungan akhir-akhir ini sangat intensive sekali bicara mana potensi-potensi baru lagi. Kita buat sehingga ada potensi-potensi lain yang tidak itu-itu saja. Kita tidak boleh bergantung pada satu atau dua negara sajam itu salah," tutup Wishnutama.



Simak Video "Wishnutama Tekan Aplikasi Asing Berinvestasi Langsung di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA