Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Feb 2020 20:15 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Cagar Budaya, Pembangunan MRT Bundaran HI ke Harmoni Lebih Rumit

Herdi Alif Al Hikam
detikTravel
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim (Seysha Desnikia/detikcom)
Jakarta -

Pembangunan proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase II diprediksi lebih sulit ketimbang fase I. Salah satunya karena ada bangunan cagar budaya di area Bundaran HI hingga Harmoni.

Pembangunan MRT fase II dari Bundaran HI hingga ke Harmoni memakan waktu empat tahun, mulai Maret 2020 hingga 2024. Proyek MRT fase II paket CP201 sepanjang 2,8 km diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 4,5 triliun dari total Rp 22,5 triliun.

Dengan beragam masalah teknis proyek itu diperkirakan lebih sulit ketimbang saat membuat MRT Jakarta fase I.

"Paling tidak 58 bulan, karena memang ada tantangan teknis yang berbeda dari fase I. Contohnya, seperti kondisi tanah yang lebih lunak di Jakarta Utara. Kemudian, berbagai bangunan tua dan cagar budaya," ujar Direktur Konstruksi MRT, Silvia Halim, di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

"Kemudian, adanya Kali Ciliwung yang ada di tengah, antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk sehingga semua kondisi fisik ini harus ditangani dengan hati-hati," ujar Silvia.

"Metode pembangunan juga harus lebih baik dan lebih kuat sehingga waktu itu yang diperlukan meskipun cukup lama. Sehingga seperti yang tadi disampaikan, sangat penting kita pastikan bahwa pembangunan ini nanti on schedule dan on quality," Silvia menjelaskan.



Simak Video "Geger Corona, Pendeteksi Suhu Akan Dipasang di Stasiun MRT"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA