Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 06 Mar 2020 05:03 WIB

TRAVEL NEWS

Wilayah Jepang Ini Sepi Bukan Karena Corona

Syanti Mustika
detikTravel
Akihabara
Akihabara saat malam (urbex_34/Twitter)
Tokyo -

Di Twitter tengah viral foto salah satu daerah Jepang yang sepi. Bukan karena virus Corona, namun karena memang saat malam tidak ada kehidupan.

Jepang menjadi salah satu negara yang terkena Corona. Warga lokal hingga turis pun was-was dan mulai menghindari keramaian.

Namun di balik hebohnya Corona, viral juga sebuah postingan di Twitter akun @ urbex_34 yang menunjukkan daerah Akihabara sepi di malam hari. Padahal, kawasan ini sangat terkenal sebagai pusat elektronik, otaku, manga termasuk Tokyo Anime Center dan games di Jepang.



Sejatinya, bukan karena virus Corona menyebabkan kawasan Akihabara tidak ada kehidupan. Ternyata tanpa ada virus Corona, Akihabara memang tidak ada kehidupan saat malam seperti kawasan di Tokyo lainnya.

Akihabara merupakan salah satu kawasan hits yang bisa kamu temukan di Tokyo. Seperti Shinjuku, Rppongi dan Shibuya. Namun yang membuat Akihabara beda dengan yang lainnya adalah rata-rata ritel di kawasan ini tutup jam 9 malam.

Pusat Perbelanjaan Akihabara, Surganya Pecinta MainanPusat Perbelanjaan Akihabara, Surganya Pecinta Mainan Foto: Rachman Haryanto

Jadi, saat tengah malam tak ada lagi kegiatan jual beli yang bisa kamu temukan di sini. Saat siang Akihabara merupakan tujuan belanja bagi pecinta manga, anime, video game serta elektronik. Namun saat malam, keramaian itu tak lagi kamu temukan.

Pusat Perbelanjaan Akihabara, Surganya Pecinta MainanPusat Perbelanjaan Akihabara, Surganya Pecinta Mainan Foto: Rachman Haryanto

Jika kamu datang di saat malam, hanya jalanan sepi dan toko-toko yang telah tutup yang bisa kamu temukan. Inilah momen yang tepat dan tenang untuk memotret Akihabara yang tidak ada kehidupan.



Simak Video "PM Jepang Masih Optimistis Selenggarakan Olimpiade Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA