Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Mar 2020 12:13 WIB

TRAVEL NEWS

Okupansi Hotel di Jabar Anjlok Imbas Corona, Karyawan Dirumahkan

Yudha Maulana
detikTravel
Kawah Putih
Ilustrasi wisata Jabar (feti Habsari/d'Traveler)
Bandung -

Wabah virus Corona berimbas kepada tingkat keterisian atau okupansi hotel merosot tajam di Jawa Barat. Akibatnya, sebagian hotel terpaksa merumahkan karyawannya untuk mengurangi beban operasional.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar, tingkat okupansi hotel di Jabar turun hingga 20 persen. Ia membenarkan jika ada sebagian pengelola hotel yang memberhentikan karyawannya sampai batas waktu yang tak bisa ditentukan.

"Sudah banyak melakukan itu (pengurangan atau dirumahkan). Di Jabar aja, kita belum tahu persis yang mana. Jabar aja yang banyak hotel dan okupansinya turun," ujar Herman melalui sambungan telepon, Rabu (11/3/2020).

Ia berharap situasi ini bisa membaik dan penyebaran virus Corona bisa dikendalikan. Selain itu, dia berharap pemerintah menggenjot promosi wisata untuk wisatawan nusantara (wisnus).

"Sekarang orang banyak di rumah, orang luar masuk juga enggak, ya kita kejar ini adalah promosi dalam negeri yang harus ditingkatkan," ujar dia.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar, Dedi Taufik, mengatakan pembatasan turis dari China ke Jawa Barat juga berimbas pada target kunjungan wisata tahunan.

"Sekarang wisatawan dari China berkurang, di Malaysia dan Singapura juga terdeteksi ada infeksi, secara kunjungan memang berkurang," kata Dedi.

Dedi pun telah menyiapkan antisipasi dengan menggiring wisatawan lokal dengan mempercantik destinasi wisata yang ada. "Selain dari China, kita juga akan menarik wisatawan dari negara lain, Amerika misalnya," kata Dedi.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA