Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 11 Mar 2020 20:48 WIB

TRAVEL NEWS

Dampak Corona, Maskapai Eropa Terbangkan 'Pesawat Hantu'

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi pesawat (iStock)
Jakarta -

Virus Corona yang kian ganas turut berimbas pada dunia penerbangan. Malah tak sedikit maskapai yang menerbangkan 'pesawat hantu' demi menjaga jatah rute.

Perkembangan virus Corona yang kian masif di banyak negara dunia membuat jumlah penumpang pesawat mendadak lesu. Selain merugi secara profit, tak sedikit maskapai dunia yang dihadapkan pada dilema bernama jatah rute.

Di negara Uni Eropa misalnya, ada peraturan yang memaksa maskapai untuk tetap terbang apapun kondisinya. Jika tidak, maskapai akan terancam kehilangan jatah rutenya.

Secara aturan di Uni Eropa, maskapai yang memiliki rute ke luar benua Eropa diwajibkan menerbangkan 80% dari total rute mereka atau kehilangan jatah rute ke kompetitor seperti diberitakan Business Insider.

Kondisi yang tidak mengenakkan itu pun memaksa para maskapai Uni Eropa untuk 'membakar' bahan bakar pesawat dan tetap terbang, sekali pun hanya satu dua penumpang atau tidak ada sama sekali seperti diberitakan The Times of London.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Perhubungan Inggris Grant Shapps menulis sebuah surat pada Airport Coordination Limited (badan pembuat aturan bandara Inggris) (ACL) untuk sementara menangguhkan aturan tersebut di tengah wabah virus Corona.

"Saya menyadari, untuk memenuhi aturan 80/20 tersebut maskapai sampai menerbangkan pesawat dengan tingkat okupansi penumpang yang rendah atau bahkan kosong. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan jatah rute mereka," ujar Shapps.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Update Corona di Jakarta: 4.641 Positif, 711 Sembuh"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA